SET MENU MAKANAN SEHARI UNTUK DEWASA YANG SESUAI
DENGAN PEDOMAN UMUM GIZI SEIMBANG UNTUK IMUNITAS
Nama :
Nabila Fahmiayumtari
NIM
:S531908040
Institusi :
Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Prodi Ilmu Gizi Peminatan Human
Nutrition A
Asupan gizi merupakan hal yang
paling berkontribusi besar terhadap status gizi dan status kesehatan.
Diantarnya yaitu asupan energi dan protein yang sangat diperlukan dalam
menangani berbagai macam penyakit salah satunya yaitu penyakit infeksi saluran
pernafasan seperti virus corona. Tidak hanya protein saja yang berfungsi dalam
sistem imun kita, tetapi beberapa vitamin dan mineral lain juga ikut berperan
dalam membantu peningkatan daya tahan tubuh atau imunitas. Oleh karena itu pada
masa pandemi ini asupan makanan kita harus terpenuhi sesuai dengan kebutuhan
kita yang dianjurkan dalam AKG atau Angka Kecukupan Gizi yang disarankan untuk
orang Indonesia dimana rentang AKG berdasarkan AKG 2019 untuk dewasa di
Indonesia adalah 2250-2650 kkal perhari, sedangkan untuk protein sebesar 60-65gr,
lemak 65-75 gr, karbohidrat 360-430 gr,untuk zat gizi mikro seperti vitamin C
yaitu sebesar 75-90 mg,vitamin A 600-650 RE, zat besi 11-18 mg dan zink 8-11 mg
perorang perhari . Tidak saja cukup tetapi juga harus sesuai dengan pedomana
umum gizi seimbang. Karna mengkonsumsi makanan berlebihan seperti makanan yang
tinggi garam dan gula diketahui juga berpengaruh terhadap imunitas tubuh.
MAKAN PAGI
Menu
770 kal
Nasi putih 200 gram
Ayam goreng balado 75 gram
Tahu tempe gule kuning 75 gram
Bening bayam 100 gram
Pisang 100 gram
Jus belingo 200 ml
Air putih 200 ml
Nilai
Gizi Menu Makan Pagi
|
No
|
Bahan
makanan
|
Berat
gr
|
Kalori
|
Protein
|
Lemak
|
Karbohidrat
|
Vit
C
|
Vit
A
|
Zink
|
Besi
|
|
1.
|
Nasi
putih
|
200
|
260
|
4
|
0,4
|
57,2
|
0
|
0
|
0,8
|
0,4
|
|
2.
|
Ayam
goreng
|
75
|
220
|
8
|
17
|
2,8
|
0
|
28,5
|
0,8
|
1,2
|
|
3.
|
Tahu
|
30
|
22
|
2
|
1,4
|
0,6
|
0
|
0
|
0,2
|
1,6
|
|
4.
|
Tempe
|
45
|
89
|
8
|
3,5
|
7,7
|
0
|
0,4
|
0,8
|
1
|
|
5.
|
Santan
|
20
|
21
|
0,2
|
2
|
0,9
|
0,2
|
0
|
0,1
|
0,1
|
|
6.
|
Bayam
|
100
|
37
|
3
|
0,2
|
7,3
|
33
|
519
|
0,4
|
3,1
|
|
7.
|
Pisang
ambon
|
100
|
92
|
1
|
0,5
|
23,4
|
9
|
8
|
0,2
|
0,3
|
|
8.
|
Belingo
|
150
|
30
|
1
|
0,5
|
6
|
9
|
43,5
|
0,6
|
0,8
|
|
Jumlah
|
771
|
26,2
|
25,5
|
105,8
|
47,2
|
599
|
3,9
|
8,6
|
||
Set
menu ini sudah sesuai dengan gizi seimbang dan juga sudah sesuai dengan anjuran
angka kecukupan gizi pada orang dewasa perhari, dimana untuk sarapan pagi alokasi
energinya yaitu sebesar 30% dari kebutuhan sehari. Menu-menu yang ditampilkan juga sudah sesuai
dengan anjuran pedoman umum gizi seimbang dimana makanaan yang dihidangkan
sudah terdiri dari berbagai macam makanan yang beragam, dimana menu ini terdiri
dari 1 porsi nasi, 1 porsi lauk hewani, 1 porsi lauk nabati, 1 porsi sayur
serta 1 porsi buah. Ditambah dengan jus beligo.
CARA
PEMBUATAN MENU MAKANAN
Cara
pembuatan ayam goreng balado
Bahan
Ayam bagian paha 120 gr
Minyak goreng secukupnya
Air secukupnya
Garam secukupnya
Bahan cabe
Cabe merah keriting 9bh
Bawang merah 3 bh
Bumbu ungkep ayam
Bawang putih 1 siung
Jahe 1 cm
Cara membuat
1. Haluskan
bumbu ungkep yaitu bawang putih dan jahe kemudian ungkep ayam dengan bumbu beri
air secukupnya. Ungkep sampai daging ayam empuk.
2. Haluskan
cabe merah keriting dan bawang merah.
3. Goreng
ayam yang sudah di ungkep sampai matang atau berwarna kecoklatan.
4. Goreng
cabe yang sudah dihaluskan sampai matang tambahkan garam sesuai selera.
5. Hidangkan
ayam dipiring dan letakkan cabe diatasnya.
Cara
pembuatan tahu tempe gule kuning
Bahan
Tahu 30 gr
Tempe 45 gr
Santan kental 20 gr
Daun kunyit ½ lembar
Daun salam 1 lembar
Daun jeruk 1 lembar
Serei 2 cm
Bumbu halus
Bawang merah 3 bh
Bawang putih 1 siung
Jahe 1cm
Kunyit 1 cm
Laos 1 cm
Cabe merah giling ½ sdm
Garam secukupnya
Air 150 ml
Cara membuat
1. Haluskan
bumbu halus
2. Campurkan
bumbu dengan santan kental dan masukkan air masukkan daun salam, daun kunyit,
daun jeruk dan sereh masak sampai mendidih
3. Setelah
mendidih masukkan tahu dan tempe
4. Masak
sampai tahu dan tempe matan. Kemudian sajikan
Cara
pembuatan bening bayam
Bahan
Bayam 100 gr
Bawang merah 1 bh
Daun bawang 5 cm
Air 200 ml
Garam secukupnya
Cara membuat
1. Bersihkan
bayam dari batangnya
2. Iris
bawang merah dan daun bawang
3. Rebus
air bawang merah dan daun bawang
4. Setelah
mendidih masukkan bayam masak sampai layu
5. Matikan
kompor tambahkan garam dan sajikan.
Cara pembuatan jus beligo
Bahan
Buah beligo 150 gr
Air 50 ml
Cara membuat
1.
Bersihkan kulit buah
belingo, kemudian dipotong-potong
2.
Masukkan ke dalam
belender tambahkan air dan blender sampai halus
3.
Kemudian saring dan
letakkan digelas. Jus belingo siap dihidangkan.
Menu
makanan yang disajikan sudah baik karena interaksi zat gizi pada menu tersbut
merupakan interkasi yang baik. Dimana pada menu yang disajikan terdapat sumber
zat besi seperti daging ayam dan juga sumber zat besi dari tanaman seperti tahu
dan juga bayam. Penyerapan zat besi tersebut akan terbantu jika dikonsumsi
bersama dengan vitamin C, dimana di sini
juga terdapat sumber makanan yang mengandung vitamin C yang tinggi yaitu pisang
dan buah beligo sehingga proses penyerapan zat besi akan semakin baik. Menurut penelitian Vitamin C
mamapu meningkatkan penyerapan zat besi jika dikonsumsi pada
waktu yang bersamaan, karena vitamin C dapat meruabah zat
besi yang semula berbentuk feri menjadi
bentuk fero. Zat besi dalam bentuk fero
akan lebih mudah diserap, selain dari pada itu vitamin C juga dapat
membentuk gugus zat besi-askorbat yang tetap
larut pada pH
lebih tinggi di
dalam duodenum. Selain itu didalam menu yang disajikan juga terdapat
sumber makanan yang mengandung vitamin A. Dimana vitamin A ini memiluki banyak
peran penting di dalam tubuh. Diketahui interkasi antara vitamin A dengan zat
besi juga bersifat sinergis atau interaksi yang bersifat positif.(Ridwan,2012).
Saat seperti sekarang ini dimana
Indonesia sedang diserang oleh virus corona yang bisa menginfeksi siapa saja
maka kita diharuskan untuk tetap menjaga kondisi tubuh agar tidak terinfeksi.
Salah satu caranya yaitu dengan selalu makan makanan bergizi seimbang. Selain
itu juga dibarengi dengan konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A, C,
E serta mineral seperti zat besi, selenum dan zinc yang merupakan zat-zat yang terkait dengan
pembentukan sistem imun tubuh. Karna jika sistem imun tubuh kuat maka, tubuh
kita akan siap untuk melawan zat-zat asing yang masuk ke tubuh termasuk virus.
Vitamin A memiliki peran dalam pemeliharaan sel epitel tubuh, selain itu
vitamin A juga berfungsi untuk mengurangi fungsi neutrofil, makrofag dan sel
NK. Selanjutnya vitamin E berperan sebagai antioksidan karna memiliki cincin
fenol yang mampu memberikan ion hidrogen pada radikal bebas, selain itu vitamin
E juga berperan meningkatkan produksi sitokin. Vitamin C dikenal sebagai
antioksidan selain itu peran vitamin C
bagi sistem imun yaitu untuk menstimulasi produksi interferon. Mineral seperti
zinc di dalam tubuh memiliki fungsi sebagai faktor penting dalam sintesa asam
nukleat, selain itu zinc juga berguna untuk pembentukan antibodi. Terakhir
yaitu zat besi, dimana zat besi diperlukan oleh tubuhcuntuk pembentukan
hemoglobin yang mana juga akan terkait dengan sistem imun tubuh.
(Siswanto,2013).
Pada hidangan ini juga dilengkapi
dengan sumber protein yaitu ayam, tahu dan tempe dimana diketahui protein memiliki peran dalam
pembentukan hormon, enzim dan zat kekebalan tubuh yaitu antibodi seperti
leukosit, limfosit, imunoglobulin dan lain-lai, dimana antibodi ini merupakan
sistem kekebalan tubuh terhadap serangan dari mikroorganisme penyebab penyakit.
Rendahnya konsumsi protein akan berpengaruh terhadap status kekebalan tubuh
karena status kekebalan tubuh berhubungan dengan jumlah kerusakan dan fungsi
imun seluler, serta menurunnya respons antibodi.(Angraini,2014) . Pada hidangan menu ini juga sudah ditambakan
makanan yang dibutuhkan tubuh terkait dengan peningkatan imunitas tubuh yaitu
makanan yang mengandung vitamin A dan C sera mineral yang penting seperti zink
dan zat besi. Dimana makanan yang dihidangkan seperti tahu, daging ayam dan
bayam merupakan makanan yang tingggi zat besi.
Kemudian
ada pisang dan belingo yang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Buah
beligo juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi seperti kandungan polifenol
yaitu isoflavon.(Suryani,2017) Selain itu buah belingo juga memiliki kandungan
air yang tinggi sehingga dapat membantu mempertahankan suhu tubuh. Selain itu
buah beligo juga memiliki khasiat untuk meningkatkan sistem kerja hormon
insulin yang sangat bermanfaat bagi penderta diabetes melitus karna mengandung
magnesium yang tinggi. Selain itu buah ini juga kaya akan kandungan kalium,
dimana kandungan kaliumnya sekitar 0,27gr/100g. Karna itu buah ini juga
bermanfaat untuk penderita hipertensi.(Grubben,2004)
MAKAN SIANG
Menu
880
Kal
Nasi putih 200 gr
Ikan goreng bumbu bali 100gr
Tahu gejrot 75 gr
Sop buncis wortel 100gr
Salak 50gr
Anggur 50gr
Madu lemon 250ml
Air putih 200ml
Nilai
Gizi Menu Makan Siang
|
No
|
Bahan
makanan
|
Berat
gr
|
Kalori
|
Protein
|
Lemak
|
Karbohidrat
|
Vit
C
|
Vit
A
|
Zink
|
Besi
|
|
1.
|
Nasi
putih
|
200
|
260
|
4
|
0,4
|
57,2
|
0
|
0
|
0,8
|
0,4
|
|
2.
|
Ikan
goreng
|
100
|
159
|
10
|
12
|
0
|
1
|
11
|
0,4
|
0,3
|
|
3.
|
Tahu
|
75
|
154,5
|
5
|
10
|
1,3
|
0
|
0
|
0,5
|
3,7
|
|
4.
|
Gula
merah
|
10
|
37,6
|
0
|
0
|
9,7
|
0
|
0
|
0
|
0,2
|
|
5.
|
Buncis
|
50
|
17,4
|
0,9
|
0,2
|
4
|
5
|
33,5
|
0,2
|
0,6
|
|
6.
|
Wortel
|
50
|
12,9
|
0,5
|
0,1
|
2,4
|
3,5
|
787
|
0,3
|
1
|
|
7.
|
Minyak
|
5
|
43,1
|
0
|
5
|
0
|
0
|
250
|
0
|
0
|
|
8.
|
Salak
|
50
|
41
|
0,1
|
0,2
|
10,6
|
3
|
2,5
|
0
|
0,1
|
|
9.
|
Anggur
|
50
|
15,1
|
0,1
|
0,1
|
3,8
|
1,5
|
1,5
|
0
|
0,1
|
|
10.
|
Madu
|
45
|
136,8
|
0,1
|
0
|
37,1
|
0,4
|
0
|
0,1
|
0,2
|
|
11.
|
Lemon
|
20
|
8,4
|
0
|
0
|
2,2
|
1
|
0
|
0
|
0
|
|
Jumlah
|
886,8
|
20,7
|
28
|
128,3
|
15,4
|
1085,5
|
2,4
|
6,6
|
||
Set
menu ini sudah sesuai dengan gizi seimbang dan juga sudah sesuai dengan anjuran
angka kecukupan gizi pada orang dewasa perhari, dimana untuk makan siang alokasi
energinya yaitu sebesar 45% dari kebutuhan sehari. Menu-menu yang ditampilkan juga sudah sesuai
dengan anjuran pedoman umum gizi seimbang dimana makanaan yang dihidangkan
sudah terdiri dari berbagai macam makanan yang beragam, dimana menu ini terdiri
dari 1 porsi nasi, 1 porsi lauk hewani, 1 porsi lauk nabati, 1 porsi sayur
serta 1 porsi buah. Kemudian ditambahkan dengan madu lemon.
CARA
PEMBUATAN MENU MAKANAN
Cara
pembuatan ikan goreng bumbu bali
Bahan
Ikan gurame 150gr
Minyak untuk menggoreng secukupnya
Daun salam 1 lembar
Daun jeruk 1 lembar
Serai
2 cm
Bumbu halus
Bawang merah 3 bh
Bawang putih 1 siung
Cabe merah keriting 5 bh
1 cm jahe
¼ bh tomat
1 btr kemiri sangrai
Air 50 ml
Garam, gula, kecap secukupnya
Minyak untuk menumis
Cara membuat
1. Goreng
ikan yang sudah dibersihkan sampai setengah matang
2. Tumis
bumbu yang sudah dihaluskan masukkan daun salam, daun jeruk dan serai. Setelah
wangi masukkan air, garam, gula dan kecap
3. Masukkan
ikan tutup sebentar, aduk kembali dan tutup.
4. Jika
air sudah sedikit tes rasa, diamkan sebentar kemudian angkat
5. Ikan
siap disajikan
Cara
pembuatan tahu gejrot
Bahan
Tahu 85 gram
Minyak untuk mengoreng
10 gr gula merah
1 sdm air asam jawa
Garam secukupnya
Air 50 ml
Bahan halus
½
siung bawang putih
1 buah bawang merah
7 bh cabe rawit
Cara membuat
1. Goreng
tahu sampai matang. Potong sesuai selera
2. Masak
bumbu halus dengan menambahkan gula merah, asam jawa dan air masak sampai
mendidih. Masukkan garam secukupnya
3. Letakkan
tahu di manggkuk siram dengan kuah. Tahu siap disajikan
Cara
pembuatan sop bunci wortel
Bahan
Wortel 50 gr
Buncis 50 gr
Air 100 ml
Daun bawang ½ btg
Bumbu halus
Bawang merah 1 bh
Bawang putih ½ siung
Garam secukupnya
Cara membuat
1. Potong
wortel dan bunci tiriskan
2. Tumis
bumbu yang dihaluskan setelah harum tambahkan air.
3. Setelah
mendidih masukkan buncis dan wortel masak sampai teksurnya lunak.
4. Masukkan
daun bawang tes rasa.
5. Sop
siap di sajikan.
Cara
pembuatan madu lemon
Bahan
Madu 4,5 sdm
Air 250 ml
Irisan lemon 20 gr
Cara membuat
1. Campurkan
air hangat dan madu aduk rata kemudian tambahkan irisan lemon
2. Minuman
siap disajikan.
Menu
makanan yang disajikan sudah baik karena interaksi zat gizi pada menu tersbut
merupakan interkasi yang baik. Dimana pada menu yang disajikan terdapat sumber
zat besi seperti ikan dan juga sumber zat besi dari tanaman seperti tahu.
Penyerapan zat besi tersebut akan terbantu jika dikonsumsi bersama dengan
vitamin C, dimana di sini juga terdapat
sumber makanan yang mengandung vitamin C yang tinggi yaitu wortel, lemon,anggur
dan buah salak sehingga proses penyerapan zat besi akan semakin baik. Menurut penelitian Vitamin C
mamapu meningkatkan penyerapan zat besi jika dikonsumsi pada
waktu yang bersamaan, karena vitamin C dapat meruabah zat
besi yang semula berbentuk
feri menjadi bentuk fero. Zat besi dalam bentuk fero akan lebih mudah diserap,
selain dari pada itu vitamin C juga dapat membentuk gugus zat besi-askorbat yang tetap
larut pada pH
lebih tinggi di
dalam duodenum. Selain itu didalam menu yang disajikan juga terdapat
sumber makanan yang mengandung vitamin A yaitu
wortel. Dimana vitamin A ini memiliki banyak peran penting di dalam
tubuh. Diketahui interkasi antara vitamin A dengan zat besi juga bersifat
sinergis atau interaksi yang bersifat positif.(Ridwan,2012).
Pada
hidangan ini juga dilengkapi dengan sumber protein yaitu ikan dan tahu dimana diketahui protein memiliki peran dalam
pembentukan hormon, enzim dan zat kekebalan tubuh yaitu antibodi seperti
leukosit, limfosit, imunoglobulin dan lain-lai, dimana antibodi ini merupakan
sistem kekebalan tubuh terhadap serangan dari mikroorganisme penyebab penyakit.
Rendahnya konsumsi protein akan berpengaruh terhadap status kekebalan tubuh
karena status kekebalan tubuh berhubungan dengan jumlah kerusakan dan fungsi
imun seluler, serta menurunnya respons antibodi.(Angraini,2014) . Pada hidangan menu ini juga sudah ditambakan makanan yang dibutuhkan tubuh
terkait dengan peningkatan imunitas tubuh yaitu makanan yang mengandung vitamin
A dan C sera mineral yang penting seperti zink dan zat besi. Dimana makanan
yang dihidangkan seperti ikan dan tahu merupakan makanan yang mengandung zink
dan zat besi.
Kemudian
ada wortel, lemon, anggur dan salak yang
memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Selain itu pada hidangan ini terdapat
hidangan madu lemon yang bermanfaat bagi tubuh. Dimana madu diketahui memiliki
kandungan antioksidan yaitu flavonoid, fungsi dari antioksidan ini yaitu
sebagai imunomodulator karna mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh terhadap
penyakit, luka maupun menangkal radikal bebas. Madu dengan konsentrasi 0,1%
mampu menstimulasi aktivitas sel limfosit. (Senas,2012). Lemon yang ada dalam
minuman madu lemon mengandung tinggi kadar vitamin C serta kandungan
antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh, yaitu kandungan flavonoid dan total
fenolik.(Trisnawati,2019). Selain berperan sebagai antioksidan vitamin C juga
diketahui memiliki peran untuk meningkatkan fungsi sel darah putih, dimana
semakin tinggi vitamin C didalam tubuh maka semakin besar leukosit untuk
melawan penyakit. Vitamin C juga berperan dalam pembentukan limfosit dan
pengangkutan limfosit ke daerah infeksi. (Priestly, 2005).
MAKAN MALAM
Menu 550 kal
Nasi putih 150 gr
Udang sosis saus padang 75 gr
Tahu kuning bumbu kacang 75 gr
Sawi saus tiram 100 gr
Susu 200 ml
Nilai
Gizi Menu Makan Malam
|
No
|
Bahan
makanan
|
Berat
gr
|
Kalori
|
Protein
|
Lemak
|
Karbohidrat
|
Vit
C
|
Vit
A
|
Zink
|
Besi
|
|
1.
|
Nasi
putih
|
150
|
195
|
3
|
0,3
|
42,9
|
0
|
0
|
0,6
|
0,3
|
|
2.
|
Udang
|
50
|
39,6
|
8
|
0,4
|
0
|
1
|
25,5
|
0,6
|
1,3
|
|
3.
|
Sosis
|
25
|
54,5
|
2
|
4,2
|
0
|
5,3
|
0,8
|
0,3
|
0,1
|
|
4.
|
Tahu
|
10
|
38
|
4
|
2,4
|
0,9
|
0
|
0
|
0,4
|
2,7
|
|
5.
|
Minyak
|
5
|
43,1
|
0
|
5
|
0
|
0
|
250
|
0
|
0
|
|
6.
|
Kacang
tanah
|
10
|
41,4
|
1
|
3,6
|
1,2
|
0
|
0
|
0,2
|
0,3
|
|
7.
|
Gula
aren
|
5
|
18,5
|
0
|
0
|
4,7
|
0
|
0
|
0
|
0,1
|
|
8.
|
Sawi
hijau
|
100
|
15,1
|
2
|
0,2
|
2,1
|
25
|
303
|
0,2
|
1,1
|
|
9.
|
Pir
|
75
|
44,3
|
0,2
|
0,3
|
11,5
|
4,5
|
3,8
|
0
|
0,2
|
|
10.
|
Susu
sapi
|
150
|
98,9
|
4
|
5,9
|
7,2
|
1,5
|
82,5
|
0,6
|
0,2
|
|
Jumlah
|
588,3
|
24,2
|
22,3
|
70,6
|
37,3
|
665,5
|
4
|
6,2
|
||
Set
menu ini sudah sesuai dengan gizi seimbang dan juga sudah sesuai dengan anjuran
angka kecukupan gizi pada orang dewasa perhari, dimana untuk makan malam alokasi
energinya yaitu sebesar 25% dari kebutuhan sehari. Menu-menu yang ditampilkan juga sudah sesuai
dengan anjuran pedoman umum gizi seimbang dimana makanaan yang dihidangkan
sudah terdiri dari berbagai macam makanan yang beragam, dimana menu ini terdiri
dari 1 porsi nasi, 1 porsi lauk hewani, 1 porsi lauk nabati, 1 porsi sayur
serta 1 porsi buah ditambah dengan susu.
CARA
PEMBUATAN MENU MAKANAN
Cara
pembuatan udang sosis saus padang
Bahan
Udang 75 gram
Sosis 25 gram
Bawang merah 1 bh
Bawang putih 2 bh
Jahe ½ cm
Saus tomat 1 sdm
Saus cabe 1 sdm
Saus tiram ½ sdm
Garam, merica, ketumbar secukupnya
Air 50 ml
Minyak untuk menggoreng
Cara membuat
1. Bersihkan
udang dan potong sosis sesuai selera
2. Goreng
udang dan sosis setengah matang
3. Iris
bawang merah, bawang putih dan jahe
4. Tumis
irisan bawang merah, bawang putih dan jahe tambahkan saus tomat, saus sambal
dan saus tiram aduk
5. Setelah
itu masukkan air aduk, masukkan udang dan sosis aduk kembali tutup sebentar
6. Tambahkan
merica, ketumbar dan garam seckupnya
7. Aduk,
biarkan sebentat.
8. Setelah
api dimatikan. Makanan siap disajikan
Cara
pembuatan tahu saus kacang
Bahan
Tahu kuning 50 gram
Bumbu saus
Kacang tanah 10 gram
Gula merah 5 gr
Cabe merah halus secukupnya
Bawang merah 1 buah
Bawang putih 1 siung
Cabe rawit 5 bh
Asam jawa 2 sdm
Air 75 ml
Minyak untuk menggoreng
Garam secukupnya
Cara membuat
1. Goreng
tahu kuning sampai matang
2. Untuk
bahan saus. Goreng kacang.
3. Haluskan
bumbu bawang merah, bawang putih, cabe rawait, setelah halus tambahkan cabe
merah halus, dan masukkan kacang serta gula aren
4. Setelah
itu campurkan bumbu dengan air dan beri asam jawa
5. Masak
sampai mendidih. Matikan tambahkan garam
6. Letakkan
tahu di piring dan siram dengan kuah saus kacang
Cara
pembuatan sawi saus tiram
Bahan
Sawi hijau 75 gram
Saus tiram 2 sdm
Bawang putih 1 siung
Air 25 ml
Cara membuat
1. Bersihkan
sayur buang ujungnya
2. Panaskan
air hingga mendidih. Masukkan sawi dan rebus selama 30 detik. Tiriskan
3. Tumis
bawang putih tambahkan saus tiram dan air
4. Letakkan
sayur dipirig siram dengan saus tiram. Sayur dapat dihidangkan
Menu makanan yang disajikan sudah baik karena
interaksi zat gizi pada menu tersbut merupakan interkasi yang baik. Dimana pada
menu yang disajikan terdapat sumber zat besi seperti udang dan juga sumber zat
besi dari tanaman seperti tahu dan sawi hijau. Penyerapan zat besi tersebut
akan terbantu jika dikonsumsi bersama dengan vitamin C, dimana di sini juga terdapat sumber
makanan yang mengandung vitamin C yang tinggi yaitu sawi hijau dan buah pir
sehingga proses penyerapan zat besi akan semakin baik. Menurut penelitian Vitamin C
mamapu meningkatkan penyerapan zat besi jika dikonsumsi pada
waktu yang bersamaan, karena vitamin C dapat meruabah zat
besi yang semula berbentuk feri menjadi
bentuk fero. Zat besi dalam bentuk fero
akan lebih mudah diserap, selain dari pada itu vitamin C juga dapat
membentuk gugus zat besi-askorbat yang tetap
larut pada pH
lebih tinggi di
dalam duodenum. Selain itu didalam menu yang disajikan juga terdapat
sumber makanan yang mengandung vitamin A yaitu
sawi hijau serta susu . Dimana vitamin A ini memiliki banyak peran
penting di dalam tubuh. Diketahui interkasi antara vitamin A dengan zat besi
juga bersifat sinergis atau interaksi yang bersifat positif.(Ridwan,2012).
Pada hidangan ini juga dilengkapi dengan sumber protein
yaitu udang, sosis dan tahu, kacang tanah serta susu dimana diketahui protein
memiliki peran dalam pembentukan hormon, enzim dan zat kekebalan tubuh yaitu
antibodi seperti leukosit, limfosit, imunoglobulin dan lain-lai, dimana
antibodi ini merupakan sistem kekebalan tubuh terhadap serangan dari
mikroorganisme penyebab penyakit. Rendahnya konsumsi protein akan berpengaruh
terhadap status kekebalan tubuh karena status kekebalan tubuh berhubungan
dengan jumlah kerusakan dan fungsi imun seluler, serta menurunnya respons
antibodi.(Angraini,2014) . Pada
hidangan menu ini juga sudah ditambakan makanan yang dibutuhkan tubuh terkait
dengan peningkatan imunitas tubuh yaitu makanan yang mengandung vitamin A dan C
serta mineral yang penting seperti zink dan zat besi. Dimana makanan yang
dihidangkan seperti udang dan tahu merupakan makanan yang mengandung zink dan
zat besi. Kemudian ada sawi hijau dan pir
yang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Selain itu pada hidangan
ini terdapat hidangan susu yang bermanfaat bagi tubuh serta memiliki peran
penting dalam pembentukan imunitas tubuh karna memiliki kandungan protein.
REFERENSI
Anggraini, Dian Isti
, Putu Ristyaning Ayu. The Relationship Between Nutritional Status And Immunonutrition
Intake With Immunity Status.2014. JUKE .Vol 4.
No. 8.
Grubben, G.J.H. 2004. Vegetable. National
Holticultural Research Institute, USA.
Ridwan, Endi.Kajian Interaksi Zat
Besi Dengan Zat Gizi Mikro Lain Dalam Suplementasi.2012. Penel Gizi Makan.
35(1): 49-54.
Senas, Kartika Sari,Yunita Linawati. Pengaruh
Pemberian Madu Hutan Terhadap Proliferasi Limfosit Pada Hewan Uji Tikus Jantan
Galur Wistar.2012. Jurnal Farmasi Sains Dan Komunitas.Vol 9.No 2 :85-90
Siswanto1 , Budisetyawati , Fitrah Ernawati. Peran
Beberapa Zat Gizi Mikro Dalam Sistem Imunitas.2013. Gizi Indon.36(1):57-64
Suryani , Andi Nafisah, Syahrir Mana’an. Optimasi
Formula Gel Antioksidan Ekstrak Etanol Buah Bligo (Benincasa hispida) dengan
Metode Simplex Lattice Design (SLD).2017. Jurnal Farmasi Galenika (Galenika
Journal of Pharmacy) . 3 (2): 150 – 156
Trisnawati, Indah, Wikanastri Hersoelistyorini,
Nurhidajah. Tingkat Kekeruhan, Kadar Vitamin C Dan Aktivitas Antioksidan
Infused Water Lemon Dengan Variasi Suhu Dan Lama Perendaman.2019. Jurnal Pangan
Dan Gizi 9 (1): 27-38
Priestley, J. (2005). Immune system Disorder
Nutritional Therapy, Omni Medical Center, Avenue.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar