Jumat, 15 Mei 2020

SET MENU MAKANAN SEHARI UNTUK DEWASA YANG SESUAI DENGAN PEDOMAN UMUM GIZI SEIMBANG UNTUK IMUNITAS


SET MENU MAKANAN SEHARI UNTUK DEWASA YANG SESUAI DENGAN PEDOMAN UMUM GIZI SEIMBANG UNTUK IMUNITAS


Nama     : Nabila Fahmiayumtari
NIM       :S531908040
Institusi : Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Prodi Ilmu Gizi Peminatan Human Nutrition A

            Asupan gizi merupakan hal yang paling berkontribusi besar terhadap status gizi dan status kesehatan. Diantarnya yaitu asupan energi dan protein yang sangat diperlukan dalam menangani berbagai macam penyakit salah satunya yaitu penyakit infeksi saluran pernafasan seperti virus corona. Tidak hanya protein saja yang berfungsi dalam sistem imun kita, tetapi beberapa vitamin dan mineral lain juga ikut berperan dalam membantu peningkatan daya tahan tubuh atau imunitas. Oleh karena itu pada masa pandemi ini asupan makanan kita harus terpenuhi sesuai dengan kebutuhan kita yang dianjurkan dalam AKG atau Angka Kecukupan Gizi yang disarankan untuk orang Indonesia dimana rentang AKG berdasarkan AKG 2019 untuk dewasa di Indonesia adalah 2250-2650 kkal perhari, sedangkan untuk protein sebesar 60-65gr, lemak 65-75 gr, karbohidrat 360-430 gr,untuk zat gizi mikro seperti vitamin C yaitu sebesar 75-90 mg,vitamin A 600-650 RE, zat besi 11-18 mg dan zink 8-11 mg perorang perhari . Tidak saja cukup tetapi juga harus sesuai dengan pedomana umum gizi seimbang. Karna mengkonsumsi makanan berlebihan seperti makanan yang tinggi garam dan gula diketahui juga berpengaruh terhadap imunitas tubuh. 

MAKAN PAGI

 
 

Menu  770 kal                                                   
Nasi putih 200 gram
Ayam goreng balado 75 gram
Tahu tempe gule kuning 75 gram
Bening bayam 100 gram
Pisang 100 gram
Jus belingo 200 ml
Air putih 200 ml





Nilai Gizi Menu Makan Pagi
No
Bahan makanan
Berat gr
Kalori
Protein
Lemak
Karbohidrat
Vit C
Vit A
Zink
Besi
1.
Nasi putih
200
260
4
0,4
57,2
0
0
0,8
0,4
2.
Ayam goreng
75
220
8
17
2,8
0
28,5
0,8
1,2
3.
Tahu
30
22
2
1,4
0,6
0
0
0,2
1,6
4.
Tempe
45
89
8
3,5
7,7
0
0,4
0,8
1
5.
Santan
20
21
0,2
2
0,9
0,2
0
0,1
0,1
6.
Bayam
100
37
3
0,2
7,3
33
519
0,4
3,1
7.
Pisang ambon
100
92
1
0,5
23,4
9
8
0,2
0,3
8.
Belingo
150
30
1
0,5
6
9
43,5
0,6
0,8
Jumlah
771
26,2
25,5
105,8
47,2
599
3,9
8,6

Set menu ini sudah sesuai dengan gizi seimbang dan juga sudah sesuai dengan anjuran angka kecukupan gizi pada orang dewasa perhari, dimana untuk sarapan pagi alokasi energinya yaitu sebesar 30% dari kebutuhan sehari.   Menu-menu yang ditampilkan juga sudah sesuai dengan anjuran pedoman umum gizi seimbang dimana makanaan yang dihidangkan sudah terdiri dari berbagai macam makanan yang beragam, dimana menu ini terdiri dari 1 porsi nasi, 1 porsi lauk hewani, 1 porsi lauk nabati, 1 porsi sayur serta 1 porsi buah. Ditambah dengan jus beligo.

CARA PEMBUATAN MENU MAKANAN

Cara pembuatan ayam goreng balado
Bahan
Ayam bagian paha 120 gr
Minyak goreng secukupnya
Air secukupnya
Garam secukupnya
Bahan cabe
Cabe merah keriting 9bh
Bawang merah 3 bh
Bumbu ungkep ayam
Bawang putih 1 siung
Jahe 1 cm
Cara membuat
1.      Haluskan bumbu ungkep yaitu bawang putih dan jahe kemudian ungkep ayam dengan bumbu beri air secukupnya. Ungkep sampai daging ayam empuk.
2.      Haluskan cabe merah keriting dan bawang merah.
3.      Goreng ayam yang sudah di ungkep sampai matang atau berwarna kecoklatan.
4.      Goreng cabe yang sudah dihaluskan sampai matang tambahkan garam sesuai selera.
5.      Hidangkan ayam dipiring dan letakkan cabe diatasnya.

Cara pembuatan tahu tempe gule kuning
Bahan
Tahu 30 gr
Tempe 45 gr
Santan kental 20 gr
Daun kunyit ½ lembar
Daun salam 1 lembar
Daun jeruk 1 lembar
Serei 2 cm
Bumbu halus
Bawang merah 3 bh
Bawang putih 1 siung
Jahe 1cm
Kunyit 1 cm
Laos 1 cm
Cabe merah giling ½ sdm
Garam secukupnya
Air 150 ml
Cara membuat
1.      Haluskan bumbu halus
2.      Campurkan bumbu dengan santan kental dan masukkan air masukkan daun salam, daun kunyit, daun jeruk dan sereh masak sampai mendidih
3.      Setelah mendidih masukkan tahu dan tempe
4.      Masak sampai tahu dan tempe matan. Kemudian sajikan

Cara pembuatan bening bayam
Bahan
Bayam 100 gr
Bawang merah 1 bh
Daun bawang 5 cm
Air 200 ml
Garam secukupnya
Cara membuat
1.      Bersihkan bayam dari batangnya
2.      Iris bawang merah dan daun bawang
3.      Rebus air bawang merah dan daun bawang
4.      Setelah mendidih masukkan bayam masak sampai layu
5.      Matikan kompor tambahkan garam dan sajikan.

Cara pembuatan jus beligo
Bahan
Buah beligo 150 gr
Air 50 ml
Cara membuat
1.         Bersihkan kulit buah belingo, kemudian dipotong-potong
2.         Masukkan ke dalam belender tambahkan air dan blender sampai halus
3.         Kemudian saring dan letakkan digelas. Jus belingo siap dihidangkan.

Menu makanan yang disajikan sudah baik karena interaksi zat gizi pada menu tersbut merupakan interkasi yang baik. Dimana pada menu yang disajikan terdapat sumber zat besi seperti daging ayam dan juga sumber zat besi dari tanaman seperti tahu dan juga bayam. Penyerapan zat besi tersebut akan terbantu jika dikonsumsi bersama dengan vitamin  C, dimana di sini juga terdapat sumber makanan yang mengandung vitamin C yang tinggi yaitu pisang dan buah beligo sehingga proses penyerapan zat besi akan semakin baik.  Menurut penelitian  Vitamin  C  mamapu  meningkatkan  penyerapan zat besi jika dikonsumsi  pada  waktu yang bersamaan, karena vitamin C dapat meruabah  zat  besi yang semula berbentuk  feri  menjadi  bentuk fero. Zat besi dalam bentuk fero  akan lebih mudah  diserap,  selain dari pada itu vitamin C juga dapat membentuk  gugus zat besi-askorbat  yang tetap  larut  pada  pH  lebih  tinggi  di  dalam duodenum. Selain itu didalam menu yang disajikan juga terdapat sumber makanan yang mengandung vitamin A. Dimana vitamin A ini memiluki banyak peran penting di dalam tubuh. Diketahui interkasi antara vitamin A dengan zat besi juga bersifat sinergis atau interaksi yang bersifat positif.(Ridwan,2012).

            Saat seperti sekarang ini dimana Indonesia sedang diserang oleh virus corona yang bisa menginfeksi siapa saja maka kita diharuskan untuk tetap menjaga kondisi tubuh agar tidak terinfeksi. Salah satu caranya yaitu dengan selalu makan makanan bergizi seimbang. Selain itu juga dibarengi dengan konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A, C, E serta mineral seperti zat besi, selenum dan zinc  yang merupakan zat-zat yang terkait dengan pembentukan sistem imun tubuh. Karna jika sistem imun tubuh kuat maka, tubuh kita akan siap untuk melawan zat-zat asing yang masuk ke tubuh termasuk virus. Vitamin A memiliki peran dalam pemeliharaan sel epitel tubuh, selain itu vitamin A juga berfungsi untuk mengurangi fungsi neutrofil, makrofag dan sel NK. Selanjutnya vitamin E berperan sebagai antioksidan karna memiliki cincin fenol yang mampu memberikan ion hidrogen pada radikal bebas, selain itu vitamin E juga berperan meningkatkan produksi sitokin. Vitamin C dikenal sebagai antioksidan  selain itu peran vitamin C bagi sistem imun yaitu untuk menstimulasi produksi interferon. Mineral seperti zinc di dalam tubuh memiliki fungsi sebagai faktor penting dalam sintesa asam nukleat, selain itu zinc juga berguna untuk pembentukan antibodi. Terakhir yaitu zat besi, dimana zat besi diperlukan oleh tubuhcuntuk pembentukan hemoglobin yang mana juga akan terkait dengan sistem imun tubuh. (Siswanto,2013).

            Pada hidangan ini juga dilengkapi dengan sumber protein yaitu ayam, tahu dan tempe  dimana diketahui protein memiliki peran dalam pembentukan hormon, enzim dan zat kekebalan tubuh yaitu antibodi seperti leukosit, limfosit, imunoglobulin dan lain-lai, dimana antibodi ini merupakan sistem kekebalan tubuh terhadap serangan dari mikroorganisme penyebab penyakit. Rendahnya konsumsi protein akan berpengaruh terhadap status kekebalan tubuh karena status kekebalan tubuh berhubungan dengan jumlah kerusakan dan fungsi imun seluler, serta menurunnya respons antibodi.(Angraini,2014) . Pada hidangan menu ini juga sudah ditambakan makanan yang dibutuhkan tubuh terkait dengan peningkatan imunitas tubuh yaitu makanan yang mengandung vitamin A dan C sera mineral yang penting seperti zink dan zat besi. Dimana makanan yang dihidangkan seperti tahu, daging ayam dan bayam merupakan makanan yang tingggi zat besi. 

Kemudian ada pisang dan belingo yang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Buah beligo juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi seperti kandungan polifenol yaitu isoflavon.(Suryani,2017) Selain itu buah belingo juga memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat membantu mempertahankan suhu tubuh. Selain itu buah beligo juga memiliki khasiat untuk meningkatkan sistem kerja hormon insulin yang sangat bermanfaat bagi penderta diabetes melitus karna mengandung magnesium yang tinggi. Selain itu buah ini juga kaya akan kandungan kalium, dimana kandungan kaliumnya sekitar 0,27gr/100g. Karna itu buah ini juga bermanfaat untuk penderita hipertensi.(Grubben,2004)

MAKAN SIANG

 

Menu   880  Kal                                            
Nasi putih 200 gr
Ikan goreng bumbu bali 100gr
Tahu gejrot 75 gr
Sop buncis wortel 100gr
Salak 50gr
Anggur 50gr
Madu lemon 250ml
Air putih 200ml 





Nilai Gizi Menu Makan Siang
No
Bahan makanan
Berat gr
Kalori
Protein
Lemak
Karbohidrat
Vit C
Vit A
Zink
Besi
1.
Nasi putih
200
260
4
0,4
57,2
0
0
0,8
0,4
2.
Ikan goreng
100
159
10
12
0
1
11
0,4
0,3
3.
Tahu
75
154,5
5
10
1,3
0
0
0,5
3,7
4.
Gula merah
10
37,6
0
0
9,7
0
0
0
0,2
5.
Buncis 
50
17,4
0,9
0,2
4
5
33,5
0,2
0,6
6.
Wortel 
50
12,9
0,5
0,1
2,4
3,5
787
0,3
1
7.
Minyak
5
43,1
0
5
0
0
250
0
0
8.
Salak
50
41
0,1
0,2
10,6
3
2,5
0
0,1
9.
Anggur
50
15,1
0,1
0,1
3,8
1,5
1,5
0
0,1
10.
Madu
45
136,8
0,1
0
37,1
0,4
0
0,1
0,2
11.
Lemon
20
8,4
0
0
2,2
1
0
0
0
Jumlah
886,8
20,7
28
128,3
15,4
1085,5
2,4
6,6

Set menu ini sudah sesuai dengan gizi seimbang dan juga sudah sesuai dengan anjuran angka kecukupan gizi pada orang dewasa perhari, dimana untuk makan siang alokasi energinya yaitu sebesar 45% dari kebutuhan sehari.   Menu-menu yang ditampilkan juga sudah sesuai dengan anjuran pedoman umum gizi seimbang dimana makanaan yang dihidangkan sudah terdiri dari berbagai macam makanan yang beragam, dimana menu ini terdiri dari 1 porsi nasi, 1 porsi lauk hewani, 1 porsi lauk nabati, 1 porsi sayur serta 1 porsi buah. Kemudian ditambahkan dengan madu lemon.

CARA PEMBUATAN MENU MAKANAN

Cara pembuatan ikan goreng bumbu bali
Bahan
Ikan gurame 150gr
Minyak untuk menggoreng secukupnya
Daun salam 1 lembar
Daun jeruk 1 lembar
Serai  2 cm
Bumbu halus
Bawang merah 3 bh
Bawang putih 1 siung
Cabe merah keriting 5 bh
1 cm jahe
¼ bh tomat
1 btr kemiri sangrai
Air 50 ml
Garam, gula, kecap secukupnya
Minyak untuk menumis
Cara membuat
1.      Goreng ikan yang sudah dibersihkan sampai setengah matang
2.      Tumis bumbu yang sudah dihaluskan masukkan daun salam, daun jeruk dan serai. Setelah wangi masukkan air, garam, gula dan kecap
3.      Masukkan ikan tutup sebentar, aduk kembali dan tutup.
4.      Jika air sudah sedikit tes rasa, diamkan sebentar kemudian angkat
5.      Ikan siap disajikan 

Cara pembuatan tahu gejrot
Bahan  
Tahu 85 gram
Minyak untuk mengoreng
10 gr gula merah
1 sdm air asam jawa
Garam secukupnya
Air 50 ml
Bahan halus
½  siung bawang putih
1 buah bawang merah
7 bh cabe rawit
Cara membuat
1.      Goreng tahu sampai matang. Potong sesuai selera
2.      Masak bumbu halus dengan menambahkan gula merah, asam jawa dan air masak sampai mendidih. Masukkan garam secukupnya
3.      Letakkan tahu di manggkuk siram dengan kuah. Tahu siap disajikan

Cara pembuatan sop bunci wortel
Bahan
Wortel 50 gr
Buncis 50 gr
Air 100 ml
Daun bawang ½ btg
Bumbu halus
Bawang merah 1 bh
Bawang putih ½ siung
Garam secukupnya
Cara membuat
1.      Potong wortel dan bunci tiriskan
2.      Tumis bumbu yang dihaluskan setelah harum tambahkan air.
3.      Setelah mendidih masukkan buncis dan wortel masak sampai teksurnya lunak.
4.      Masukkan daun bawang tes rasa.
5.      Sop siap di sajikan.

Cara pembuatan madu lemon
Bahan
Madu 4,5 sdm
Air 250 ml
Irisan lemon 20 gr
Cara membuat
1.      Campurkan air hangat dan madu aduk rata kemudian tambahkan irisan lemon
2.      Minuman siap disajikan.

Menu makanan yang disajikan sudah baik karena interaksi zat gizi pada menu tersbut merupakan interkasi yang baik. Dimana pada menu yang disajikan terdapat sumber zat besi seperti ikan dan juga sumber zat besi dari tanaman seperti tahu. Penyerapan zat besi tersebut akan terbantu jika dikonsumsi bersama dengan vitamin  C, dimana di sini juga terdapat sumber makanan yang mengandung vitamin C yang tinggi yaitu wortel, lemon,anggur dan buah salak sehingga proses penyerapan zat besi akan semakin baik.  Menurut penelitian  Vitamin  C  mamapu  meningkatkan  penyerapan zat besi jika dikonsumsi  pada  waktu yang bersamaan, karena vitamin C dapat meruabah  zat  besi yang semula berbentuk  feri  menjadi  bentuk fero. Zat besi dalam bentuk fero  akan lebih mudah  diserap,  selain dari pada itu vitamin C juga dapat membentuk  gugus zat besi-askorbat  yang tetap  larut  pada  pH  lebih  tinggi  di  dalam duodenum. Selain itu didalam menu yang disajikan juga terdapat sumber makanan yang mengandung vitamin A yaitu  wortel. Dimana vitamin A ini memiliki banyak peran penting di dalam tubuh. Diketahui interkasi antara vitamin A dengan zat besi juga bersifat sinergis atau interaksi yang bersifat positif.(Ridwan,2012).

Pada hidangan ini juga dilengkapi dengan sumber protein yaitu ikan dan tahu  dimana diketahui protein memiliki peran dalam pembentukan hormon, enzim dan zat kekebalan tubuh yaitu antibodi seperti leukosit, limfosit, imunoglobulin dan lain-lai, dimana antibodi ini merupakan sistem kekebalan tubuh terhadap serangan dari mikroorganisme penyebab penyakit. Rendahnya konsumsi protein akan berpengaruh terhadap status kekebalan tubuh karena status kekebalan tubuh berhubungan dengan jumlah kerusakan dan fungsi imun seluler, serta menurunnya respons antibodi.(Angraini,2014) . Pada hidangan menu ini juga  sudah ditambakan makanan yang dibutuhkan tubuh terkait dengan peningkatan imunitas tubuh yaitu makanan yang mengandung vitamin A dan C sera mineral yang penting seperti zink dan zat besi. Dimana makanan yang dihidangkan seperti ikan dan tahu merupakan makanan yang mengandung zink dan zat besi. 

Kemudian ada wortel, lemon, anggur dan salak  yang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Selain itu pada hidangan ini terdapat hidangan madu lemon yang bermanfaat bagi tubuh. Dimana madu diketahui memiliki kandungan antioksidan yaitu flavonoid, fungsi dari antioksidan ini yaitu sebagai imunomodulator karna mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh terhadap penyakit, luka maupun menangkal radikal bebas. Madu dengan konsentrasi 0,1% mampu menstimulasi aktivitas sel limfosit. (Senas,2012). Lemon yang ada dalam minuman madu lemon mengandung tinggi kadar vitamin C serta kandungan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh, yaitu kandungan flavonoid dan total fenolik.(Trisnawati,2019). Selain berperan sebagai antioksidan vitamin C juga diketahui memiliki peran untuk meningkatkan fungsi sel darah putih, dimana semakin tinggi vitamin C didalam tubuh maka semakin besar leukosit untuk melawan penyakit. Vitamin C juga berperan dalam pembentukan limfosit dan pengangkutan limfosit ke daerah infeksi. (Priestly, 2005).

MAKAN MALAM
Menu  550 kal                                                                               

Nasi putih 150 gr
Udang sosis saus padang 75 gr
Tahu kuning bumbu kacang 75 gr
Sawi saus tiram 100 gr
Susu 200 ml

Nilai Gizi Menu Makan Malam
No
Bahan makanan
Berat gr
Kalori
Protein
Lemak
Karbohidrat
Vit C
Vit A
Zink
Besi
1.
Nasi putih
150
195
3
0,3
42,9
0
0
0,6
0,3
2.
Udang
50
39,6
8
0,4
0
1
25,5
0,6
1,3
3.
Sosis
25
54,5
2
4,2
0
5,3
0,8
0,3
0,1
4.
Tahu
10
38
4
2,4
0,9
0
0
0,4
2,7
5.
Minyak  
5
43,1
0
5
0
0
250
0
0
6.
Kacang tanah
10
41,4
1
3,6
1,2
0
0
0,2
0,3
7.
Gula aren
5
18,5
0
0
4,7
0
0
0
0,1
8.
Sawi hijau
100
15,1
2
0,2
2,1
25
303
0,2
1,1
9.
Pir
75
44,3
0,2
0,3
11,5
4,5
3,8
0
0,2
10.
Susu sapi
150
98,9
4
5,9
7,2
1,5
82,5
0,6
0,2
Jumlah
588,3
24,2
22,3
70,6
37,3
665,5
4
6,2

Set menu ini sudah sesuai dengan gizi seimbang dan juga sudah sesuai dengan anjuran angka kecukupan gizi pada orang dewasa perhari, dimana untuk makan malam alokasi energinya yaitu sebesar 25% dari kebutuhan sehari.   Menu-menu yang ditampilkan juga sudah sesuai dengan anjuran pedoman umum gizi seimbang dimana makanaan yang dihidangkan sudah terdiri dari berbagai macam makanan yang beragam, dimana menu ini terdiri dari 1 porsi nasi, 1 porsi lauk hewani, 1 porsi lauk nabati, 1 porsi sayur serta 1 porsi buah ditambah dengan susu.

CARA PEMBUATAN MENU MAKANAN

Cara pembuatan udang sosis saus padang
Bahan
Udang 75 gram
Sosis 25 gram
Bawang merah 1 bh
Bawang putih 2 bh
Jahe ½ cm
Saus tomat 1 sdm
Saus cabe 1 sdm
Saus tiram ½ sdm
Garam, merica, ketumbar secukupnya
Air 50 ml
Minyak untuk menggoreng
Cara membuat
1.      Bersihkan udang dan potong sosis sesuai selera
2.      Goreng udang dan sosis setengah matang
3.      Iris bawang merah, bawang putih dan jahe
4.      Tumis irisan bawang merah, bawang putih dan jahe tambahkan saus tomat, saus sambal dan saus tiram aduk
5.      Setelah itu masukkan air aduk, masukkan udang dan sosis aduk kembali tutup sebentar
6.      Tambahkan merica, ketumbar dan garam seckupnya
7.      Aduk, biarkan sebentat.
8.      Setelah api dimatikan. Makanan siap disajikan

Cara pembuatan tahu saus kacang
Bahan
Tahu kuning 50 gram
Bumbu saus
Kacang tanah 10 gram
Gula merah 5 gr
Cabe merah halus secukupnya
Bawang merah 1 buah
Bawang putih 1 siung
Cabe rawit 5 bh
Asam jawa 2 sdm
Air 75 ml
Minyak untuk menggoreng
Garam secukupnya
Cara membuat
1.      Goreng tahu kuning sampai matang
2.      Untuk bahan saus. Goreng kacang.
3.      Haluskan bumbu bawang merah, bawang putih, cabe rawait, setelah halus tambahkan cabe merah halus, dan masukkan kacang serta gula aren
4.      Setelah itu campurkan bumbu dengan air dan beri asam jawa
5.      Masak sampai mendidih. Matikan tambahkan garam
6.      Letakkan tahu di piring dan siram dengan kuah saus kacang 

Cara pembuatan sawi saus tiram
Bahan
Sawi hijau 75 gram
Saus tiram 2 sdm
Bawang putih 1 siung
Air 25 ml
Cara membuat
1.      Bersihkan sayur buang ujungnya
2.      Panaskan air hingga mendidih. Masukkan sawi dan rebus selama 30 detik. Tiriskan
3.      Tumis bawang putih tambahkan saus tiram dan air
4.      Letakkan sayur dipirig siram dengan saus tiram. Sayur dapat dihidangkan

Menu makanan yang disajikan sudah baik karena interaksi zat gizi pada menu tersbut merupakan interkasi yang baik. Dimana pada menu yang disajikan terdapat sumber zat besi seperti udang dan juga sumber zat besi dari tanaman seperti tahu dan sawi hijau. Penyerapan zat besi tersebut akan terbantu jika dikonsumsi bersama dengan vitamin  C, dimana di sini juga terdapat sumber makanan yang mengandung vitamin C yang tinggi yaitu sawi hijau dan buah pir sehingga proses penyerapan zat besi akan semakin baik.  Menurut penelitian  Vitamin  C  mamapu  meningkatkan  penyerapan zat besi jika dikonsumsi  pada  waktu yang bersamaan, karena vitamin C dapat meruabah  zat  besi yang semula berbentuk  feri  menjadi  bentuk fero. Zat besi dalam bentuk fero  akan lebih mudah  diserap,  selain dari pada itu vitamin C juga dapat membentuk  gugus zat besi-askorbat  yang tetap  larut  pada  pH  lebih  tinggi  di  dalam duodenum. Selain itu didalam menu yang disajikan juga terdapat sumber makanan yang mengandung vitamin A yaitu  sawi hijau serta susu . Dimana vitamin A ini memiliki banyak peran penting di dalam tubuh. Diketahui interkasi antara vitamin A dengan zat besi juga bersifat sinergis atau interaksi yang bersifat positif.(Ridwan,2012).

Pada hidangan ini juga dilengkapi dengan sumber protein yaitu udang, sosis dan tahu, kacang tanah serta susu dimana diketahui protein memiliki peran dalam pembentukan hormon, enzim dan zat kekebalan tubuh yaitu antibodi seperti leukosit, limfosit, imunoglobulin dan lain-lai, dimana antibodi ini merupakan sistem kekebalan tubuh terhadap serangan dari mikroorganisme penyebab penyakit. Rendahnya konsumsi protein akan berpengaruh terhadap status kekebalan tubuh karena status kekebalan tubuh berhubungan dengan jumlah kerusakan dan fungsi imun seluler, serta menurunnya respons antibodi.(Angraini,2014) . Pada hidangan menu ini juga sudah ditambakan makanan yang dibutuhkan tubuh terkait dengan peningkatan imunitas tubuh yaitu makanan yang mengandung vitamin A dan C serta mineral yang penting seperti zink dan zat besi. Dimana makanan yang dihidangkan seperti udang dan tahu merupakan makanan yang mengandung zink dan zat besi. Kemudian ada sawi hijau dan pir  yang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Selain itu pada hidangan ini terdapat hidangan susu yang bermanfaat bagi tubuh serta memiliki peran penting dalam pembentukan imunitas tubuh karna memiliki kandungan protein.

REFERENSI

Anggraini, Dian Isti  , Putu Ristyaning Ayu. The Relationship Between Nutritional Status And Immunonutrition Intake With Immunity Status.2014. JUKE .Vol 4.  No. 8.

Grubben, G.J.H. 2004. Vegetable. National Holticultural Research Institute, USA.

Ridwan, Endi.Kajian Interaksi Zat Besi Dengan Zat Gizi Mikro Lain Dalam Suplementasi.2012. Penel Gizi Makan. 35(1): 49-54.

Senas, Kartika Sari,Yunita Linawati. Pengaruh Pemberian Madu Hutan Terhadap Proliferasi Limfosit Pada Hewan Uji Tikus Jantan Galur Wistar.2012. Jurnal Farmasi Sains Dan Komunitas.Vol 9.No 2 :85-90

Siswanto1 , Budisetyawati , Fitrah Ernawati. Peran Beberapa Zat Gizi Mikro Dalam Sistem Imunitas.2013. Gizi Indon.36(1):57-64

Suryani , Andi Nafisah, Syahrir Mana’an. Optimasi Formula Gel Antioksidan Ekstrak Etanol Buah Bligo (Benincasa hispida) dengan Metode Simplex Lattice Design (SLD).2017. Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) . 3 (2): 150 – 156

Trisnawati, Indah, Wikanastri Hersoelistyorini, Nurhidajah. Tingkat Kekeruhan, Kadar Vitamin C Dan Aktivitas Antioksidan Infused Water Lemon Dengan Variasi Suhu Dan Lama Perendaman.2019. Jurnal Pangan Dan Gizi 9 (1): 27-38

Priestley, J. (2005). Immune system Disorder Nutritional Therapy, Omni Medical Center, Avenue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar