Sabtu, 16 Mei 2020

SET MENU MAKAN SEHARI BERGIZI SEIMBANG UNTUK MENJAGA IMUNITAS TUBUH DI MASA PANDEMI COVID-19



Nama                 : Safira Cindra Ardina
NIM                    : S531908052
Prodi                  : S2 Ilmu Gizi
Peminatan         : Human Nutrition
Institusi              : Universitas Sebelas Maret Surakarta


Tahun 2020 ini menjadi tahun yang berat untuk beberapa negara bahkan hampir seluruh dunia, termasuk Indonesia. Virus Covid-19 atau dapat disebut juga dengan virus corona menjadi pandemi yang saat ini sedang dihadapi oleh seluruh lapisan masyarakat. Setiap hari angka kasus terkonfirmasi virus corona meningkat, baik kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Suspect Corona, serta kasus Positif Covid-19 yang sudah menjalani pemeriksaan klinis dan laboratorium. Oleh karena itu pemerintah memberikan imbauan kepada masyarakat sebagai tindakan pencegahan untuk menghadapi virus ini seperti mencuci tangan, menerapkan jarak sosial (social distancing/ physical distancing), berolahraga, tidur yang cukup, serta yang tidak kalah penting yaitu mengonsumsi makan makanan yang sehat dan bergizi seimbang.
Seseorang dengan pola makan yang sehat dan mengonsumsi makan makanan yang bergizi akan memiliki daya tahan tubuh yang baik. Hal ini dikarenakan peran gizi dan sistem imun yang sangat erat kaitannya. Penelitian epidemiologis dan klinis menunjukkan bahwa kekurangan gizi dapat menghambat respon imunitas dan meningkatkan risiko penyakit infeksi.
Adapun yang dimaksud makanan bergizi seimbang adalah susunan makanan yang dikonsumsi oleh individu setiap hari dengan kandungan gizi seimbang dalm jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Di Indonesia dianjurkan menggunakan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yaitu suatu nilai yang menunjukkan kebutuhan rata-rata zat gizi tertentu yang harus dipenuhi setiap hari bagi hampir semua orang dengan karakteristik tertentu yang meliputi umur, jenis, kelamin, tingkat aktivitas fisik, dan kondisi fisiologis untuk hidup sehat. AKG digunakan pada tingkat konsumsi yang meliputi kecukupan energi, protein, lemak, karbohidrat, serat , air, vitamin, dan mineral. Pada orang dewasa, kebutuhan akan zat-zat gizi lebih tergantung pada aktivitas fisik, jenis kelamin, serta status gizinya.  Kecukupan gizi yang dianjurkan untuk orang dewasa yaitu
Kelompok
Umur (th)
Energi (kkal)
Protein
(gram)
Lemak
(gram)
KH (gram)
Vit. A
(RE)
Vit. C
(mg)
Vit. D
(mcg)
Vit. E
(mcg)
Fe
(mg)
Laki-laki
19-29
2650
65
75
430
650
90
15
15
9
Perempuan
19-29
2250
60
65
360
600
75
15
15
18
Sumber : Angka Kecukupan Gizi (2019)


Berikut contoh menu makanan bergizi dan seimbang sekaligus beberapa penjelasan terkait dengan kandungan gizi dan manfaatnya.

1.  Set Menu Makan Pagi




Makanan pokok
 Nasi putih (150 gram)
Lauk hewani
 Tongkol Suir Kemangi
Lauk nabati
 Tahu Cabe Garam
Sayuran
 Sayur Asem
Buah-buahan
 Jeruk manis
Minuman
 Air putih & Jus Jambu Merah







NILAI ZAT GIZI SATU SET MENU MAKAN PAGI
Zat Gizi
Jumlah
Zat Gizi
Jumlah
Energi
750 kkal
Vitamin B2
0,3 mg
Protein
35 g
Vitamin B6
0,6 mg
Lemak
27,2 g
Vitamin C
23,4 mg
Karbohidrat
95,8 g
Kalsium
200,5 mg
Serat
11,5 g
Magnesium
183,8 mg
Vitamin A
1143  µg
Fe
7,6 mg
Vitamin B1
0,6 mg
Zinc
2,6 mg












Sekilas Info Gizi Pada Menu Makan Pagi
Berdasarkan pedoman piramida gizi seimbang, orang dewasa secara umum per hari dianjurkan untuk mengonsumsi karbohidrat 3-8 mangkuk, sayuran minimal 3 porsi, buah-buahan minimal 2 porsi, protein hewani 200-300 g atau setara 2-4 porsi, dan minum air putih 6-8 gelas per hari (Sarac & Butnariu, 2020). Pada hidangan ini sudah sesuai dengan anjuran piramida gizi seimbang yaitu nasi 1 ½ porsi, lauk hewani 1 porsi, lauk nabati 1 porsi, sayuran 1 porsi, buah 75 gram atau setara dengan 1 ½ porsi. Nilai gizi pada set makan pagi tersebut juga sudah sesuai kebutuhan gizi untuk makan pagi sebanyak 30% dari kebutuhan sehari yaitu 750 kkal.
Pada musim pandemic seperti ini perlu mengonsumsi makanan  dengan gizi seimbang baik zat gizi makro maupun mikro.  Asupan zat gizi makro seperti karbohidrat, lemak dan protein bermanfaat untuk membentuk energi tubuh dan seluruh proses metabolisme. Sedangkan asupan zat gizi mikro yang terdiri dari vitamin dan mineral berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Menurut Maggini (2007) Titik tangkap (site of action) mikronutrien dalam sistem imun ada tiga yaitu sebagai barrier epitel (vitamin A, C, E dan zinc) imunitas selular (Fe, asam folat, vitamin A, B6, B12, C, D, E, Selenium) dan untuk produksi antibody (asam folat, zinc, vitamin A, B6, B12, D, E, Selenium).
Protein termasuk salah satu  antigen yaitu senyawa atau suatu bahan yang dapat merangsang pembentukan antibodi. Asupan protein, khususnya asam amino dibutuhkan oleh sistem imun, termasuk leukosit dalam mempertahankan fungsi normalnya. Protein juga berfungsi dalam pembentukan antibody sehingga jumlah protein yang diasup akan mempengaruhi jumlah antibodi yang terbentuk.  Kandungan protein pada menu makan pagi ini sebesar 35 gram didapat dari sumber protein hewani yaitu ikan tongkol dan protein nabati yaitu tahu masing-masing sebesar 18 gram dan 9,2 gram.
Buah dan sayur juga sangat penting dikonsumsi dalam keadaan seperti ini. Kandungan serat pada buah dan sayur dapat mempengaruhi status imun yakni menurunkan jumlah leukosit.  Selain serat, ada juga vitamin C yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan meningkatkan fungsi sel darah putih. (Priestly, 2005). Pada hakekatnya sistem imun terbentuk dari sel-sel darah putih, sumsum tulang dan jaringan limfosit, diantara sel darah putih (leukosit) yang terlibat dalam imunitas adalah limfosit B (Sel B) dan limfosit T (Sel T) (Smeltzer, 2002).  Peran vitamin C di dalam sistem imun juga terkait erat dengan peran vitamin C sebagai antioksidan. Kandungan vitamin C pada set menu makan pagi sebesar 23,4 mg didapat dari bahan makanan jeruk dan jambu merah yang memang mengandung tinggi vitamin C.

RESEP MENU 

a. Tongkol Suir Kemangi


Bahan :
-       75 gram ikan tongkol
-       2 lembar daun salam
-       2 lembar daun jeruk
-       2 ruas jahe
-       1 batang serai
-       Gula merah secukupnya
-       Gula secukupnya
-       Garam secukupnya
-       1 buah jeruk nipis
-       Kaldu bubuk secukupnya
Bahan halus :
-       3 cabai merah keriting
-       5 buah cabai rawit
-       5 siung bawang merah
-       5 siung bawang putih
Cara membuat :
1.       Cuci bersih ikan tongkol kemudian lumuri garam dan perasan jeruk nipis, tunggu sampai 15 menit
2.       Cuci ikan kemudian goreng sampai matang lalu suwir
3.       Goreng semua bahan bumbu halus hingga layu, kemudian haluskan
4.       Tumis bumbu halus, masukkan daun salam, daun jeruk, serai dan jahe yang sudah di geprek
5.       Masukkan gula merah, garam, gula. Koreksi rasa
6.       Masukkan ikan tongkol, aduk sampai rata

b. Tahu Cabe Garam

Bahan :
-       2 buah sedang tahu putih, potong segitiga
-       5 sdm tepung maizena
-       3 sdm tepung bumbu serbaguna
-       3 siung bawang putih cincang
-       2 buah cabai merah besar, cincang kasar
-       5 buah cabai rawit iris
-       ½ sdt garam
-       ½ sdt kaldu bubuk
Cara Membuat :
1.       Campur tepung maizena dan tepung serbaguna
2.       Masukkan tahu ke dalam campuran tepung
3.       Panaskan minyak. Goreng tahu hingga kering dan kecoklatan
4.       Angkat tahu kemudian tiriskan
5.       Panaskan sedikit minyak. Goreng bawang putih cincang dengan api kecil sampai kering dan kecoklatan. Angkat dan tiriskan
6.       Panaskan sedikit minyak lagi. Tumis cabai merah, rawit, dan daun bawang hingga harum dan agak kering
7.       Tambahkan garam dan kaldu bubuk
8.       Masukkan tahu goreng dan bawang putih goreng ke dalam tumisan cabai. Aduk rata

9.       Sajikan di atas piring saji

c. Sayur Asem

            Bahan :
-       5 buah kacang panjang
-       1 buah labu siam
-       1 buah jagung
-       3 siung bawang merah iris
-       2 siung bawang putih iris
-       1 buah tomat iris
-       2 sdm air asem jawa
-       Garam secukupnya
-       Gula secukupnya
-       Kaldu bubuk secukupnya
-       700 ml air
            Cara membuat :
1.       Bersihkan semua sayur lalu potong-potong sesuai selera. Sisihkan
2.       Rebus air bersama bawang merah dan bawang putih iris, biarkan hingga mendidih
3.       Masukkan jagung, labu biarkan setengah matang lalu masukkan kacang panjang, gula, garam dan kaldu bubuk. Koreksi rasa
4.       Angkat dan sajikan di atas mangkok

2. Set Menu Makan Siang


Makanan pokok
 Nasi Putih (150 gram)
Lauk hewani
 Koloke ayam
Lauk nabati
 Sambel goreng tempe cabe hijau
Sayuran
Cah wortel buncis
Buah-buahan
 Melon
Minuman
 Air putih & Jus Buah Naga

NILAI ZAT GIZI SATU SET MENU MAKAN SIANG
Zat Gizi
Jumlah
Zat Gizi
Jumlah
Energi
1021,8 kkal
Vitamin B2
0,8 mg
Protein
134,8 g
Vitamin B6
0,7 mg
Lemak
53,2 g
Vitamin C
12 mg
Karbohidrat
48,9 g
Kalsium
172,2 mg
Serat
5,2 g
Magnesium
123,3 mg
Vitamin A
908 µg
Fe
6,4 mg
Vitamin B1
0,4 mg
Zinc
4,9 mg












Sekilas Info Gizi Pada Menu Makan Siang
Pada hidangan makan siang sudah sesuai dengan anjuran piramida gizi seimbang yaitu nasi 1 ½ porsi, lauk hewani 1 porsi, lauk nabati 1 porsi, sayuran 1 porsi, buah 100 gram atau setara dengan 1 porsi. Nilai gizi pada set makan siang tersebut juga sudah sesuai kebutuhan gizi untuk makan pagi sebanyak 45% dari kebutuhan sehari yaitu 1021,8 kkal.
Kandungan energi dan protein pada menu makan siang lebih tinggi dibandingkan dengan menu makan pagi dan malam dikarenakan siang hari merupakan waktu untuk beraktivitas sehingga memerlukan energi dan protein yang lebih banyak. Kandungan protein pada hidangan ini paling banyak didapat dari bahan makanan daging ayam dan tempe masing-masing sebesar 29,6 gram dan 15,3 gram.
Zinc juga berperan penting pada sistem kekebalan tubuh karena berperan untuk sintesa protein yang merupakan komponen terbesar dalam pembentukan antibodi. Oleh karena itu zinc terkait dengan sistem imun humoral. Selain itu zinc  juga berperan penting untuk sintesa asam nukleat. Asam nukleat adalah senyawa yang esensial di dalam sel, sehingga keberadaan zinc mempunyai peranan penting di dalam fungsi imunitas seluler (Wanty, 2017). Daging ayam dan tempe sebagai bahan makanan yang banyak memiliki kandungan tinggi zinc pada hidangan menu makan siang yaitu sebesar 2,1 mg dan 1, 3 mg.
Pada hidangan makan siang ini kandungan gizi yang cukup berperan yaitu Fe. Fe dibagi menjadi dua bentuk yaitu heme yang dapat ditemukan dari bahan makanan produk hewani dan non-heme yang terdapat pada produk nabati. Fe berperan penting dalam sistem imunitas. Seseorang dengan kadar Fe rendah akan memiliki daya tahan tubuh rendah terhadap infeksi. Respon kekebalan sel oleh sel Limfosit T karena sel darah putih sebagai penghancur bakteri tidak dapat bekerja efektif apabila kekurangan zat besi. Oleh karena itu zat besi dapat memiliki efek langsung dari pertumbuhan bakteri pathogen (Cherayil, 2010). Bahan makanan yang tinggi Fe pada hidangan ini adalah daging ayam dan tempe masing-masing sebesar 2 mg dan 1,9 mg.
Interaksi antara zat gizi pada menu makan siang ini juga baik salah satunya interaksi antara vitamin C dengan Fe. Vitamin C membantu tubuh untuk menyerap zat besi non-heme. Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi dengan lebih menyederhanakan bentuk zat besi dari bentuk ferri menjadi ferro (Guruprasad, 2014). 


RESEP MENU

a. Koloke Ayam

Bahan :
-       75 gram dada ayam fillet, potong kecil-kecil
-       1  butir telur
-       2 sdm tepung terigu sajiku
-       1 sdt merica bubuk
-       1 sdt garam
Bahan saus :
-       1 sdm tepung maizena, cairkan
-       1 buah wortel sedang, potong korek
-       ¼ buah bawang Bombay
-       2 sdm saus tomat
-       1 sdm saus pedas
-       1 sdm saus tiram
-       3 siung bawang merah
-       2 siung bawang putih
-       2 cabe merah besa
-       Kaldu jamur/ ayam secukupnya
-       Gula secukupnya
-       Garam secukupnya
Cara membuat :
1.       Campurkan telur, tepung terigu, merica buuk, dan garam secukupnya
2.       Masukkan potongan ayam ke dalam adonan, campur sampai merata
3.       Goreng ayam satu per satu ke dalam minyak goreng panas
4.       Jika sudah matang kecoklatan, angkat dan tiriskan
5.       Panaskan 2 sdm minyak goreng
6.       Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum baunya
7.       Masukkan wortel dan bawang Bombay yang sudah dipotong-potong
8.       Masukkan saus tomat, saus pedas dan saus tiram lalu diaduk
9.       Tambahkan air kurang lebih 1 gelas belimbing
10.   Tambahkan gula, garam, kaldu jamur/ayam dan cabe merah besar. Koreksi rasa
11.   Jika wortel sudah lumayan empuk, masukan ayam yang sudah digoreng tadi
12.   Agar ayam tidak mudah lembek, saus dan ayam dapat dipisahkan

b. Sambel Goreng Tempe Cabe Hijau


Bahan :
-       75 gram tempe
-       3 sdm kecap manis
-       2 sdm minyak untuk menumis
Bumbu halus :
-       5 butir bawang merah
-       3 siung bawang putih
-       2 buah cabai hijau besar
-       1 lembar daun salam
-       3 cm lengkuas
Cara Membuat :
1.       Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan matang
2.       Tambahkan kecap manis dan sedikit air sampai mendidih
3.       Masukkan tempe goreng, aduk dan masak hingga air habis
4.       Sajikan di atas piring saji

c. Cah Wortel Buncis


Bahan :
-       25 gram buncis
-       50 gram wortel
-       1 butir telur
-       Minyak goreng secukupnya
Bumbu halus :
-       3 siung bawang putih
-       2 butir bawang merah
-       3 buah cabai rawit merah
-       1 batang daun bawang
-       ½ sendoh teh merica bubuk
-       Gula pasir secukupnya
Cara membuat :
1.       Panaskan minyak goreng, Tumis bumbu halus hingga layu dan mengeluarkan aroma
2.       Masukkan buncis dan wortel
3.       Tambahkan air secukupnya masak sampai air meresap
4.       Masukkan telur aduk sampai merata
5.       Tambahkan cabai rawit, merica bubuk, garam, gula, dan daun bawang. Aduk merata dan masak sampai matang

3. Set Menu Makan Malam


Makanan pokok
 Nasi Putih (150 gram)
Lauk hewani
 Telur Dadar
Lauk nabati
 Tempe Uleg Bumbu Kencur
Sayuran
 Sayur Daun Singkong Kuah Santan
Buah-buahan
 Pisang
Minuman
 Air putih & Jus Melon

NILAI ZAT GIZI SATU SET MENU MAKAN MALAM
Zat Gizi
Jumlah
Zat Gizi
Jumlah
Energi
665,9 kkal
Vitamin B2
0,5 mg
Protein
21,5 g
Vitamin B6
0,7 mg
Lemak
17,6 g
Vitamin C
23,4 mg
Karbohidrat
11,2 g
Kalsium
102,2 mg
Serat
55,3 g
Magnesium
115,4 mg
Vitamin A
591 µg
Fe
3,6 mg
Vitamin B1
0,3 mg
Zinc
2,4 mg











Sekilas Info Gizi Pada Menu Makan Malam
Pada hidangan makan malam sudah sesuai dengan anjuran piramida gizi seimbang yaitu nasi 1 ½ porsi, lauk hewani 1 porsi, lauk nabati 1 porsi, sayuran 1 porsi, buah 150 gram atau setara dengan 3 porsi. Nilai gizi pada set makan siang tersebut juga sudah sesuai kebutuhan gizi untuk makan pagi sebanyak 25% dari kebutuhan sehari yaitu 665,9 kkal.
Pada hidangan menu makan malam kandungan gizi yang cukup berperan adalah vitamin A. Vitamin A mempunyai peranan penting di dalam pemeliharaan sel epitel. Sel epitel merupakan salah satu jaringan tubuh yang terlibat di dalam fungsi imunitas non-spesifik. Imunitas non-spesifik melibatkan pertahanan fisik seperti kulit, selaput lendir, silia saluran nafas. Vitamin A juga dikenal sebagai vitamin anti-inflamasi karena perannya yang penting dalam meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Vitamin ini terlibat dalam pengembangan sistem kekebalan tubuh dan memainkan peran pengaturan dalam respons imun seluler dan proses imun humoral (Huang, 2018). Berdasarkan hidangan makan malam, kandungan vitamin A tertinggi diperoleh dari bahan makanan daun singkong dan tempe yaitu sebesar 534,2  µg dan 250 µg
Vitamin B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6, B9, B12) sangat penting untuk keseimbangan yang sehat dari sistem kekebalan tubuh dan saraf. Kekurangan vitamin B telah dikaitkan dengan beberapa neurologis gangguan termasuk depresi, kecemasan, demensia dan penyakit Alzheimer. Ada interaksi antara sistem saraf dengan sistem kekebalan tubuh. Kekebalan tubuh memainkan peran penting dalam pathogenesis gangguan kesehatan mental (termasuk penurunan kognitif, kecemasan, perubahan suasana hati, dan keadaan depresi) ( Mikkelsen, 2017). Pada hidangan menu makan malam, kandungan B kompleks tertinggi terdapat pada baham makanan pisang dan tempe yaitu sebesar 0,6 mg dan 0,4 mg. Selain itu kalium pada pisang juga bermanfaat untuk efek menenangkan sehingga dapat mempengaruhi kualitas tidur.
Interaksi antara zat gizi pada menu makan malam ini juga baik salah satunya interaksi antara vitamin magnesium dengan vitamin D. Magnesium dan vitamin D merupakan zat gizi penting yang diperlukan untuk fungsi fisiologis berbagai organ. Magnesium membantu dalam aktivasi vitamin  D yang membantu mengatur homeostasis kalsium dan fosfat untuk mempengaruhi pertumbuhan dan pemeliharaan tulang (Uwitonze, 2018)

RESEP MENU

a. Telur Dadar

            Bahan :
-       1 butir telur ayam (60 gram)
-       1 lembar daun kol (5 gram), iris halus
-       2 batang daun bawang iris (5 gram)
            Bumbu halus :
-       1 butir bawang merah
-       2 buah cabai merah
-       ¼ sdt merica bubuk
Cara Membuat :
1.         Kocok telur ayam bersama bumbu yang dihaluskan hingga benar benar tercampur rata.
2.         Masukkan irisan kol dan daun bawang, aduk rata
3.         Panaskan minyak secukupnya dalam wajan antilengket
4.         Tuang adonan ke dalam teflon, masak sampai mulai matang
5.         Lipat dan gulung dadar hingga padat
6.         Tusuk” dengan garpu agar bagian dalam matang
7.         Sajikan di atas piring

b. Tempe Uleg Bumbu Kencur
           Bahan :
-       75 gram tempe, potong dadu
Bumbu Halus :
-       3 siung bawang putih
-       5 buah cabai merah keriting
-       4 buah cabai rawit merah
-       2 cm kencur
-       Garam secukupnya
            Cara membuat :
1.       Goreng tempe dalam minyak panas hingga setengah matang. Angkat. Tiriskan
2.       Haluskan bumbu, lalu tambahkan tempe goreng. Tumbuk tempe selagi hangat hingga hancur
3.       Aduk hingga tempe tercampur rata dengan bumbu.
4.       Sajikan di atas piring saji

c. Sayur Daun Singkong Kuah Santan
            Bahan:
-       1 ikat daun singkong ( 30 gram)
-       25 ml santan
-       1 sdm minyak
-       1 batang serai
-       2 lembar daun salam
-       2 cm lengkuas
-       2 sdt garam
-       2sdt kaldu jamur
-       1 sdt gula pasir
-       1 sdt merica bubuk
Bumbu halus :
-       4 siung bawang merah
-       3 siung bawang putih
-       5 buah cabai rawit
-       1 sdt ketumbar
-       1 sdt ebi
-       5 buah kemiri
-       3 cm kunyit
Cara membuat :
1.       Cuci bersih dan haluskan semua bumbu halus
2.       Cuci bersih daun singkong tersebut kemudian rebus dalam air mendidih yang telah ditaburi sejumput garam hingga layu
3.       Tiriskan dari air rebusan kemudian potong-potong daun sesuai selera
4.       Tumis bumbu halus
5.       Masukkan lengkuas, serai dan daun salam. Tumis hingga daun salam terlihat layu
6.       Tambahkan air 200 ml
7.       Tambahkan garam, kaldu jamur, gula dan merica
8.       Tunggu hingga mendidih lalu tambahkan santan sedikit demi sedikit sambal diaduk
9.       Tunggu hingga kuah santan mendidih. Koreksi rasa
10.   Sajikan di atas mangkok saji

Referensi :

Cherayil, Bobby J.(2010). Iron and immunity : immunological consequences of iron deficiency and overload. Arch Immunol Ther Exp (Warsz). 2010 Dec; 58(6): 407–415.
Guruprasad, Preeti P Nair, Manika Singh, et al. (2014). Serum vitamin c and iron levels in oral submucous fibrosis.Indian J Dent. 2014 Apr-Jun; 5(2): 81–85
Huang, Zhiyi., et al. (2018). Role of Vitamin A in the Immune System. J Clin Med. 2018 Sep; 7(9): 258.
Maggini S, Eva S & Wintergerst, et al. (2007). Selected vitamins and trace elements support immune function by strengthening epithelial barriers and cellular and humoral immune responses. British Journal of Nutrition; 98, Suppl. 1, S29–S35..
Mikkelsen, Kathleen., et al. (2017). The effect of vitamin B on the immune/ cytokine network and the involvement in depression. Maturitas 96 (2017) 58-71.
Priestley, J. (2005). Immune system Disorder Nutritional Therapy, Omni Medical Center, Avenue, http//www,Healthoes.com
Sarac, I., & Butnariu, M. (2020). Food Pyramid-The Principles of a Balanced Diet. 3. 17-21. https://doi.org/10.14302/issn.2379.
Smelzer, S.C.Bare.B.D.(2002) Brunner dan Suddarth’s Texbook of medical surgical nursing.Jakarta : ECG.
Uwitonze, Anne Marie., Razzaque, Mohammed S. (2018). Role of Magnesium in Vitamin D Activation and Function. The Journal of the American Osteopathic Association, March 2018, Vol. 118, 181-189. 
Wanty, Nurmasari, Widyastuti., Probosari., Enny,. (2017).Asupan Zat Gizi Makro, Status Gizi, dan Status Imun Pada Vegetarian dan Non Vegetarian. Journal of Nutrition College Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017, Halaman 234-240

Tidak ada komentar:

Posting Komentar