|
Nama
|
:
|
Noor Khalwati
Afdhaliya
|
|
NIM
|
:
|
S531908043
|
|
Program Studi
|
:
|
S2 – Ilmu Gizi
|
|
Peminatan
|
:
|
Human Nutrition
|
|
Institusi
|
:
|
Pascasarjana-Universitas
Sebelas Maret (UNS)
|
SET MENU
GIZI SEIMBANG UNTUK MENJAGA SISTEM IMUN TUBUH
(Bagi
Perempuan Dewasa Sehat Usia 19 – 49 Tahun)
|
Disajikan untuk
|
:
|
1 orang, 3x
makan utama (tanpa snack)
|
|
Total Kalori
|
:
|
1.741,86 Kalori
|
Dalam
kondisi pandemic covid-19 sangat penting untuk memperhatikan pemenuhan
kebutuhan energi, makronutrien, mikronutrien, cairan, dan zat-zat gizi yang
mampu meningkatkan sistem immunomodulator, anti inflamasi, anti oksidan dan
probiotik harian (PDGKI, 2020)
Berikut
set menu sehari yang bisa dicoba untuk diterapkan dalam kehidupan sehari – hari
untuk memenuhi kebutuhan harian dan menjaga sistem imun tubuh. Set menu ini
disusun berdasarkan angka kecukupan gizi (AKG, 2019) secara spesifik bagi
kelompok perempuan dewasa kisaran usia 19 – 49 tahun dengan total kecukupan
kalori sehari = 2150 – 2250 Kkal. Pertimbangan perhitungan adalah ± 10%. Setiap
set menu dirancang agar dapat berkontribusi sebanyak 25% dari total kalori
untuk set menu sarapan, 30% dari kalori untuk set menu makan siang dan 25% dari
total kalori untuk set menu makan malam. Sedangkan distribusi kalori 20%nya
disediakan untuk snack yang tidak disajikan pada laman ini. Jadi, Set Menu
dalam Sehari yang tersedia di laman ini memenuhi sebanyak 80% total kalori
perempuan dewasa sehat usia 19 – 49 tahun.
Set menu sehari ini disesuaikan dengan piramida gizi
seimbang, yaitu serangkaian upaya untuk menghasilkan energy balance melalui
empat pilar dalam Pedoman Gizi Seimbang. Untuk mencapai 4 pilar gizi seimbang
tersebut ada sepuluh pesan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari – hari,
yaitu :
|
1.
|
Syukuri
dan nikmati aneka ragam makanan
|
|
2.
|
Banyak
makan sayuran dan cukup buah-buahan. Anjuran konsumsi yaitu 3-4 porsi sayur
dan 2 - 3 porsi buah setiap hari
|
|
3.
|
Biasakan
mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi 2 – 4 porsi sehari
|
|
4.
|
Biasakan
mengonsumsi aneka ragam makanan pokok, 3 – 4 porsi sehari
|
|
5.
|
Batasi
konsumsi pangan manis, asin, dan berlemak. Batas konsumsi gula yang
dianjurkan yaitu 4 sendok makan (50 gram), garam 1 sendok teh (5 gram), dan
lemak 5 sendok makan (67 gram)
|
|
6.
|
Biasakan
Sarapan
|
|
7.
|
Biasakan
untuk minum air putih yang cukup dan aman
|
|
8.
|
Biasakan
untuk membaca label pada kemasan pangan
|
|
9.
|
Cucilah
tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir
|
|
10.
|
Lakukan
aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal
|
Pada set menu sehari ini sudah tersedia menu yang disusun
sesuai pedoman gizi seimbang, yaitu sayuran terdiri dari 3 porsi, yang disajikan
1 porsi pada tiap waktu makan. 1 porsi sayuran beratnya ± 100 gram. Lauk pauk
yang tinggi protein diantaranya telur, daging ayam dan ikan. Porsi yang
tersedia yaitu 3 porsi yang disajikan 1 porsi pada tiap waktu makan. 1 porsi
ayam beratnya ± 45 gram, telur ± 55 gram, ikan ± 45 gram. Aneka ragam makanan
pokok seperti beras dan terigu. Makanan pokok diberikan sebanyak 3 porsi dalam sehari
dengan berat total 275 gram. Pada set menu sehari ini juga telah membatasi
penggunaan gula, garam dan lemak.
Berikut penjelasan masing – masing set menu :
1.
Set Menu Sarapan / Pagi
|
Disajikan untuk
|
:
|
1 Orang
|
|
Total Kalori
|
:
|
523,1 kalori (Total Kalori dari set menu
sarapan ini memenuhi sebesar 25% kalori dari AKG wanita dewasa usia 19 – 49 Tahun
(537,5 – 562,5 kalori))
|
a.
Set menu sarapan pagi terdiri dari :
|
-
|
Nasi putih
|
|
-
|
King Egg Roll
|
|
-
|
Pillow Tofu
|
|
-
|
Sayur rebus bumbu pecel
|
|
-
|
Pepaya potong
|
|
-
|
air mineral
|
b.
Kandungan Gizi Set Menu Sarapan
|
No.
|
Menu
|
Berat
(gr)
|
Kalori
|
Protein
|
Lemak
|
KH
|
Vit A
|
Vit C
|
|
1.
|
Nasi Putih
|
100
|
178
|
2,1
|
0,1
|
40,6
|
0
|
0
|
|
2.
|
King Egg Roll
|
50
|
128,9
|
6,5
|
10,8
|
0,9
|
4050,5
|
0,4
|
|
3.
|
Pillow Tofu
|
50
|
35,5
|
4
|
2,3
|
1,1
|
5,4
|
4,1
|
|
4.
|
Sayur Rebus bumbu pecel
|
100
|
134,7
|
7,1
|
4,7
|
19,9
|
3693
|
23,7
|
|
5.
|
Pepaya Potong
|
100
|
46
|
0,5
|
0
|
12,2
|
365
|
78
|
|
Jumlah
|
523,1
|
20,2
|
17,9
|
74,7
|
8113,9
|
106,2
|
||
c.
Resep dan Takaran saji dari masing – masing menu :
1) Nasi
Putih = 100 gram = 178 kalori
2) King Egg
Roll
|
Untuk
|
:
|
1 Porsi
|
|
1 Porsi
|
:
|
128,9 Kalori
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
·
Telur ayam
|
:
|
1 butir
|
|
·
Wortel
|
:
|
5 gram
|
|
· bawang
merah
|
:
|
0,5 gram
|
|
· bawang
putih
|
:
|
0,5 gram
|
|
·
cabe merah
|
:
|
0,1 gram
|
|
·
Garam
|
:
|
1 sdt
|
|
· Minyak
kelapa sawit
|
:
|
secukupnya untuk shallow frying /
menggoreng dengan minyak sedikit
|
Cara Membuat :
a)
Kocok telur, tambahkan bawang merah, bawang putih, cabe merah dan garam,
kocok kembali, setelah itu masukan wortel yang sudah dirajang, aduk hingga
tercampur
b)
Panaskan sedikit minyak, masukan adonan, tunggu beberapa saat, gulung
telur hingga melingkar sempurna
c)
Matikan api, diamkan sebentar, potong dan siap disajikan
3) Pillow
Tofu
|
Untuk
|
:
|
1 Porsi
|
|
1 Porsi
|
:
|
35,5 Kalori
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
·
Tahu
|
:
|
50 gram
|
|
·
Sawi Putih
|
:
|
6 gram / 2 lembar
|
|
·
Bawang Merah
|
:
|
0,5 gram / 1 siung
|
|
·
Bawang Putih
|
:
|
0,5 gram / 1 siung
|
|
·
Cabe merah
|
:
|
0,5 gram/ 1 iris tipis
|
|
·
Garam
|
:
|
¼ sdt
|
Cara Membuat :
a)
Hancurkan tahu, tambahkan bawang merah, bawang putih, cabe merah dan
garam, aduk hingga tercampur rata
b)
Masukan adonan ke dalam lembaran sawi putih, lalu bungkus rapat
c)
Kukus selama 15 menit
d)
Angkat dan siap disajikan
4) Sayur
Rebus Bumbu Pecel
|
Untuk
|
:
|
1 Porsi
|
|
1 Porsi
|
:
|
134,7 Kalori
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
· Sawi
Hijau
|
:
|
20 gram
|
|
· Kacang
Panjang
|
:
|
20 gram
|
|
· Tauge
|
:
|
10 gram
|
|
· Wortel
|
:
|
20 gram
|
|
· Kacang
tanah goreng dihancurkan
|
:
|
10 gram
|
|
· Gula
Merah
|
:
|
0,5 gram
|
|
· Petis
|
:
|
0,5 gram
|
|
· Bawang
putih
|
:
|
0,1 gram
|
|
· Sedikit
air
|
|
Cara Membuat :
a)
Rebus semua sayur 2 menit, angkat tiriskan
b)
Membuat sambal pecel : Ulek bawang putih, masukkkan kacang tanah yang
sudah digoreng dan dihancurkan, tambahkan air sedikit demi sedikit, ulek hingga
halus dan tercampur, tambahkan petis dan gula merah, ulek hingga halus
c)
Siapkan cup kecil untuk sambal pecel, tata sayur rebus, dan hidangan
siap disajikan
5)
Air Mineral = 250 ml
6) Pepaya
Potong = 100 gr = 46 kalori
d.
Peran Bahan Makanan pada Set Menu Sarapan secara Ilmiah Bagi Imunitas
Tubuh
Berdasarkan bahan – bahan yang digunakan pada set menu sarapan terlihat
kandungan gizi makronya sudah memenuhi 25% total kalori sehari. Sedangkan
kandungan gizi mikro utamanya kaya akan vitamin A dan vitamin C yang berperan
menjaga sistem imun terutama dalam kondisi pandemic covid-19 ini. Konsumsi
makanan yang kaya akan vitamin A dapat memicu respon imun dalam tubuh. Vitamin
A akan dapat dengan mudah diabsorbsi oleh sel enteros ketika sudah dibentuk
menjadi mixed micelles yang merupakan gabungan fosfolipid, kolesterol, asam
lemak bebas, aminogliserol, lipofosfolipid dan garam empedu (Reboul, 2013).
Hasil metabolit aktif dari vitamin A yang disebut dengan asam retinoat
diketahui dapat menghambat sekresi IL-12 melalui aktivasi makropag yang
nantinya makropag ini berperan sebagai antigen presenting cell (APC). Asam
retinoat juga dapat menghambat produksi sitokin yang dihasilkan oleh Th1 dan
meningkatkan produksi sitokin yang dihasilkan oleh Th2. Sedangkan alltrans-RA
dapat memicu produksi NO (nitrite oxide), meningkatan produksi interleukin
(IL)-1, dan menghambat produksi tumor necrosis factor (TNF)-a (Lagos et al,2010).
Hadirnya respon imun dipengaruhi oleh kemampuan sel efektor dan sel T regulator
untuk homing ke lokasi infeksi atau luka. Disinilah asam retinoat berperan
sebagai mediator dalam homing sel T melalui peningkatan ekspresi reseptor a4b7
dan CCR9 pada sel T CD4. Selain itu, sel dendritik pada usus (MLN dan payer’s
patch) juga mengekspresikan enzim yang berguna untuk sintesis asam retinoat.
Peran lain dari asam retinoat yaitu dapat menurunkan aktivitas Th1 dan memicu
fungsi Th2 (Ross, 2012) juga dapat menginduksi terjadinya oral tolerance. Oral
tolerance inilah yang mengendalikan agar makanan yang kita makan
sehari-hari berupa protein asing tidak menimbulkan respon imun berlebih dari
sel-sel pertahanan lini pertama pada mukosa saluran pencernaan (Cassani et
al, 2012).
Vitamin C dikenal sebagai antioksidan yang berperan untuk menetralisir
radikal bebas. Vitamin C dianggap sebagai antioksidan karena kemampuannya dalam
mereduksi beberapa reaksi kimia, seperti mampu mereduksi spesies oksigen
reaktif (SOR). Vitamin C juga merupakan pendonor elektron. Vitamin C
smememiliki kemampuan untuk donor elektron sehingga vitamin C menjadi sangat
efektif sebagai antioksidan karena vitamin C dapat dengan cepat memutus rantai
reaksi SOR (Spesies Oksigen Reaktif) dan SNR (Spesies Nitrogen Reaktif) (Lim et
al, 2016).
Pada set menu sarapan ini juga terdapat bahan – bahan makanan yang kaya
akan zinc, seperti telur, kacang tanah dan kacang panjang. Pemberian zinc pada
penelitian in vitro mendapatkan hasil peningkatan konsentrasi intraseluler Zn2+
dengan zinc ionophore seperti Pyrithione (PT) dapat menganggu replikasi virus
corona secara efisien (National University of Singapore,2020). Zinc dapat
mempengaruhi fungsi imun secara tidak langsung melalui peran sebagai kofaktor
dalam pembentukan DNA, RNA, dan protein dalam meningkatkan pembelahan selular
(Angraini and Ayu, 2014).
Pemanfaatan bawang putih sebagai bumbu pada beberapa menu sarapan ini
juga dapat memberikan kontribusi dalam upaya menjaga imunitas tubuh. Penelitian
Papu et al, 2014 menjelaskan bahwa bawang putih juga dapat meningkatkan
sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit potensial dan menjaga kesehatan
melalui peningkatan monosit dan aktivitas fagositosis dan meningkatkan level
antibodi (Eid & Iraqi, 2014).
2.
Set Menu Makan Siang
|
Disajikan untuk
|
:
|
1 orang
|
|
Total Kalori
|
:
|
646,6 kalori (Total Kalori dari set menu makan siang ini memenuhi
sebesar 30% kalori dari AKG wanita dewasa usia 19 – 49 Tahun (645 – 675
kalori))
|
a. Set
Menu Makan Siang terdiri dari :
|
-
|
Nasi putih
|
|
-
|
Ikan Nila Bumbu Bali
|
|
-
|
Tahu bumbu rujak
|
|
-
|
Sayur asam Jakarta
|
|
-
|
Orange Peach drink
|
|
-
|
Es blewah.
|
b. Kandungan
Gizi Set Menu Makan Siang
|
No.
|
Menu
|
Berat
(gr)
|
Kalori
|
Protein
|
Lemak
|
KH
|
Vit A
|
Vit C
|
|
1.
|
Nasi Putih
|
100
|
178
|
2,1
|
0,1
|
40,6
|
0
|
0
|
|
2.
|
Ikan Nila Bumbu Bali
|
100
|
180,7
|
17,6
|
9,7
|
4,9
|
3181,4
|
1,4
|
|
3.
|
Tahu bumbu rujak
|
50
|
79,5
|
4,4
|
5,8
|
4,4
|
14,1
|
0,3
|
|
4.
|
Sayur Asem Jakarta
|
100
|
129,9
|
5,1
|
2,8
|
24,9
|
1276,5
|
22,5
|
|
5.
|
Orange Peach Drink
|
250 ml
|
45,2
|
0,9
|
0,2
|
11,3
|
190
|
19,1
|
|
6.
|
Es Blewah
|
100
|
33,3
|
0,7
|
1,7
|
8,2
|
0
|
8
|
|
Jumlah
|
646,6
|
30,8
|
20,3
|
94,3
|
4662
|
51,3
|
||
c. Resep
dan Takaran saji dari masing – masing menu :
1)
Nasi Putih = 100 gram = 178 kalori
2)
Ikan Nila Bumbu Bali
|
Untuk
|
:
|
3 Porsi
|
|
1 Porsi
|
:
|
180,7 Kalori
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
·
Ikan Nila
|
:
|
½ Kg Ikan Nila
|
|
·
Kunyit
|
:
|
2 cm
|
|
·
Garam
|
:
|
½ sdt
|
|
·
Jeruk Nipis
|
:
|
1 buah
|
|
·
Serai
|
:
|
1 batang, memarkan
|
|
·
Air
|
:
|
375 cc
|
|
·
Kecap manis
|
:
|
3 sdm
|
|
·
Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
|
||
Cara Membuat :
a)
Lumuri ikan yang sudah bersih dengan kunyit , garam dan air jeruk nipis.
Diamkan sebentar
b)
Panaskan Minyak goring, masukkan ikan dan goring sampai matang atau
warnanya kuning keemasan, angkat dan sisihkan
c)
Tumis bumbu yang dihaluskan, masukkan serai, air dan kecap manis, aduk
aduk hingga harum. Diamkan sebentar di atas api kecil sampai bumbu mengental
dan berminyak
d)
Siram ikan dengan bumbu tersebut, siap disajikan
3)
Tahu Bumbu Rujak
|
Untuk
|
:
|
7 Porsi
|
|
1 Porsi
|
:
|
79,5Kalori
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
·
Tahu
|
:
|
350 gr dipotong dadu
|
|
·
Daun jeruk purut
|
:
|
3 lembar
|
|
·
Serai
|
:
|
1 batang
|
|
·
Santan cair
|
:
|
500 ml
|
|
·
Air asam jawa
|
:
|
1 sdm
|
|
·
Minyak goreng
|
:
|
1 sdm
|
|
·
Gula Pasir
|
:
|
4 sdt
|
|
·
Garam
|
:
|
Secukupnya
|
|
Bumbu halus :
|
:
|
|
|
·
Bawang merah
|
:
|
6 siung
|
|
·
Cabe merah
|
:
|
5 buah
|
|
·
Kemiri
|
:
|
3 buah
|
|
·
Lengkuas
|
:
|
: ½ cm
|
|
·
Kunyit
|
:
|
1 cm
|
Cara Membuat :
a)
Tumis bumbu halus, daun jeruk dan serai hingga harum. Masukkan tahu dan
aduk hingga tercampur rata dengan bumbu.
b)
Masukkan santan, garam, gula dan air asam, masak hingga santan mengental
c)
Siap disajikan dalam keadaan hangat
4)
Sayur Asam Jakarta
|
Untuk
|
:
|
5 Porsi
|
|
1 Porsi
|
:
|
129,9 Kalori
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
||
|
·
Jagung Kuning
|
:
|
3 buah, potong jadi 5
|
|||
|
·
Kacang tanah
|
:
|
5 Sdm
|
|||
|
·
Buah asam
|
:
|
3 sdm
|
|||
|
·
Melinjo
|
:
|
3 sdm
|
|||
|
·
Daun melinjo
|
:
|
15 lembar
|
|||
|
·
Kacang panjang
|
:
|
15 gram
|
|||
|
·
Gula
|
:
|
15 sdm
|
|||
|
·
Gula Merah
|
:
|
30 gram
|
|||
|
·
Daun Salam
|
:
|
3 lembar
|
|||
|
·
Lengkuas
|
:
|
1 cm
|
|||
|
·
Air secukupnya
|
|||||
|
·
Garam sesuai selera
|
|||||
|
Bumbu halus
|
|
|
|||
|
·
Bawang Merah
|
:
|
10 siung
|
|||
|
·
Bawang Putih
|
:
|
4 siung
|
|||
|
·
Cabe keriting
|
:
|
7 buah
|
|||
|
·
Terasi
|
:
|
Secukupnya
|
|||
|
·
Kemiri
|
:
|
2 buah
|
|||
Cara
Membuat :
a)
Masak air hingga mendidih, masukan jagung, kacang tanah, buah asam dan
melinjo hingga empuk
b)
Masukkan bumbu halus, tambahkan daun salam, lengkuas
c)
Tambahkan daun melinjo, kacang panjang, gula, garam, air asam. Masak
hingga matang
d)
Cek rasa dan siap untuk disajikan
5)
Orange Peach drink
|
Untuk
|
:
|
1 Porsi
|
|
1 Porsi
|
:
|
45,2 Kalori
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
·
Jeruk Orange Manis
|
:
|
1 buah, 50 gram
|
|
·
Jeruk Nipis
|
:
|
1 potong (1 sdm)
|
Cara
Membuat : Peras jeruk orange dan jeruk nipis, aduk hingga tercampur, tambahkan
es batu untuk sensasi yang menyegarkan, siap disajikan
6) Es
Blewah
|
Untuk
|
:
|
1 Porsi
|
|
1 Porsi
|
:
|
33,3 Kalori
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
·
Blewah
|
:
|
100 gram
|
|
·
Sirup
|
:
|
10 gram
|
Cara Membuat :
a)
Potong Blewah berbentuk dadu, tata ke dalam gelas
b)
Tambahkan es batu bila suka
c)
Siram dengan sirup
d)
Es blewah siap disajikan
d. Peran
Bahan Makanan pada Set Menu Makan Siang Secara Ilmiah Bagi Imunitas Tubuh
Berdasarkan bahan – bahan yang digunakan pada set menu makan siang
terlihat kandungan gizi makronya sudah memenuhi 30% total kalori sehari,
sedangkan kandungan gizi mikro utamanya terlihat dari disediakannya minuman
berupa jeruk yang kaya akan vitamin terutama vitamin C dan tersedianya es
blewah yang kaya akan vitamin A dan C.
Pada set menu makan siang lauk berupa ikan sebagai sumber protein yang
bernilai biologis tinggi penting disajikan. Protein diserap tubuh dalam bentuk
asam amino misalnya arginine dan glutamin yang efektif dalam memelihara fungsi
imun tubuh. Protein berperan dalam pembentukan hormon, enzim dan
zat kekebalan tubuh (antibodi seperti leukosit, limfosit, immunoglobulin dan
lain-lain yang merupakan sistem kekebalan tubuh terhadap serangan dari
mikroorganisme penyebab penyakit. Limfosit merupakan sel
kunci dalam sistem imun. Limfosit merupakan sel
yang paling dominan di dalam organ dan jaringan sistem imun.
Salah satu komponen utama sistem imun
adalah sel T, suatu bentuk limfosit yang
berfungsi mencari jenis penyakit pathogen lalu merusaknya.
Apabila seseorang kurang mampu menghasilkan limfosit untuk
sistem imun, maka sel perlawanan infeksi yang dihasilkan kurang cepat
bereaksi dan kurang efektif (Anggraini dan Ayu, 2014).
Pada kondisi apapun, asupan protein harus terpenuhi karena selain
berperan sebagai imunitas, protein berperan dalam transport zat gizi. Zat-zat
gizi yang telah dicerna harus diangkut menuju sel-sel tubuh untuk dapat
dimanfaatkan. Pengangkutan zat-zat gizi tersebut sebagian besar dilakukan oleh
protein, seperti lipoprotein yang berperan dalam mengangkut lipid dan
bahan-bahan sejenis lipida, serta transferrin yang berperan mengangkut zat besi
dan mangan. Hal ini menunjukkan bahwa apabila asupan protein kurang maka akan
menggangu proses metabolism zat gizi lainnya (Anggraini dan Ayu, 2014).
Mengingat protein memiliki peran penting di dalam tubuh maka harus
memperhatikan zat antigizi yang bereaksi dalam set menu ini. Pada menu sayuran
terdapat kacang tanah dan kacang panjang selain sumber zinc yang penting dalam
pertahanan imunitas, juga merupakan bahan makanan yang mengandung antitripsin.
Antitripsin adalah senyawa protein yang sifatnya menghambat aktivitas enzim
tripsin di saluran cerna. Enzim tripsin akan mengubah ukuran protein yang akan
dicerna dari bentuk kompleks (besar) menjadi bentuk sederhana (kecil). Ketika
enzim tripsin dan protein tersebut berinteraksi, maka pencernaan protein akan
terganggu dan penyerapannya menjadi kurang optimal. Namun pada set menu ini zat
antigizi ini sudah diminimalisir melalui proses pengolahan (perebusan) (Citra,
2012).
Pemanfaatan kunyit, sereh, jahe dan rempah – rempah lainnya sebagai bumbu
pada beberapa menu makan siang ini juga dapat memberikan kontribusi dalam upaya
menjaga imunitas tubuh. Rempah – rempah diketahui telah digunakan
secara luas untuk berbagai pencegahan, pengobatan dan penyembuhan
penyakit, antara lain sebagai antidiabetic,
hypolipidemic, antiinflamatori, antidiare, hepatoprotective, antiasma dan
antikanker (Hakim, 2015).
3.
Set Menu Makan Malam
|
Disajikan untuk
|
:
|
1 orang
|
|
Total Kalori
|
:
|
572,16 kalori (Total Kalori dari set menu
makan malam ini memenuhi sebesar 25% kalori dari AKG wanita dewasa usia 19 –
49 Tahun (537,5 – 562,5 kalori))
|
a.
Set Menu Makan Malam terdiri dari :
|
-
|
Siomay bumbu kacang
|
|
-
|
Nasi putih
|
|
-
|
Pan seared Chicken breast
|
|
-
|
tempe cinta
|
|
-
|
sayur capcay
|
|
-
|
sari melon
|
|
-
|
Buah Pir
|
b.
Kandungan Gizi Set Menu Makan Malam
|
No.
|
Menu
|
Berat
(gr)
|
Kalori
|
Protein
|
Lemak
|
KH
|
Vit A
|
Vit C
|
|
1.
|
Siomay bb Kacang
|
40
|
58,9
|
1,8
|
1,4
|
9,5
|
40,5
|
0
|
|
2.
|
Nasi Putih
|
75
|
133,5
|
1,6
|
0,1
|
30,5
|
0
|
0
|
|
3.
|
Pan seared Chicken breast
|
50
|
193,6
|
9,6
|
15
|
5,2
|
559
|
1
|
|
4.
|
Tempe Cinta
|
50
|
102,1
|
9,2
|
5
|
6,5
|
1825
|
0,1
|
|
5.
|
Capcay
|
75
|
40,7
|
2
|
0,1
|
8,7
|
1185
|
17,8
|
|
6.
|
Sari Melon
|
250
|
15
|
0,3
|
0,2
|
6,4
|
18,5
|
5
|
|
7.
|
Buah Pir
|
50
|
29
|
0,2
|
0,2
|
7,5
|
45
|
2,5
|
|
Jumlah
|
572,8
|
24,7
|
22
|
74,3
|
3673
|
26,4
|
||
c.
Resep dan Takaran saji dari masing – masing menu :
1) Siomay
Bumbu kacang
|
Untuk
|
:
|
50 buah, 1 porsi isi 2 buah siomay
|
|
1 Porsi
|
:
|
58,9 Kalori
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
·
Daging ayam giling
|
:
|
500 gr
|
|
·
Daun bawang
|
:
|
2 batang, iris kecil
|
|
·
Tepung Tapioka
|
:
|
5 sdm
|
|
·
Bawang putih
|
:
|
3 siung, haluskan
|
|
·
Garam
|
:
|
1 sdt
|
|
·
Merica
|
:
|
½ sdt
|
|
·
Gula Pasir
|
:
|
1,5 sdm
|
|
·
Kulit siomay
|
:
|
50 lembar
|
|
·
Wortel parut untuk toping
|
:
|
100 gr
|
|
Bahan bumbu kacang :
|
:
|
|
|
·
Kacang tanah
|
:
|
150 gr
|
|
·
Bawang putih
|
:
|
5 siung
|
|
·
Petis
|
:
|
10 gram
|
|
·
Gula Merah
|
:
|
20 gram
|
Cara Membuat bumbu
kacang, haluskan semua bahan, tambahkan sedikit air hingga mendapatkan tekstur
sesuai selera
Cara Membuat
Siomay :
a) Campur
dan aduk rata semua bahan kecuali kulit siomay dan wortel parut
b) Letakkan
adonan siomay ke tengah kulit siomay, kemudia bentuk. Beri wortel parut di
bagian atas siomay
c) Kukus
siomay dalam dandang yang sudah dipanaskan hingga matang selama ± 30 menit
d) Siomay
siap disajikan dengan bumbu kacang
2) Nasi
Putih = 75 gram = 133,5 kkal
3) Pan
Seared Chicken Breast
|
Untuk
|
:
|
1 Porsi
|
|
1 Porsi
|
:
|
193,6 Kalori
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
·
Ayam bagian dada: 50 gram
|
:
|
50 gram
|
|
·
Bawang putih
|
:
|
2 siung, memarkan
|
|
·
Kecap Manis
|
:
|
1 sdm
|
|
·
Gula Pasir
|
:
|
1 sdt
|
|
·
Saos tomat
|
:
|
1 sdm
|
|
·
Air Jeruk Nipis
|
:
|
½ buah
|
|
·
Margarin
|
:
|
untuk memanggang
|
Cara Membuat
a) Daging
ayam yang sudah bersih beri perasan jeruk nipis, olesi dengan kecap manis, saos
tomat dan bawang putih,
tambahkan
gula pasir, diamkan beberapa saat 5 – 10 menit
b) Panaskan
margarin di Teflon, letakkan daging ayam yang sudah dilumuri bumbu
c) Balik
setiap 5 menit, diamkan hingga matang
d)
Pan Seared Chicken Breast siap disajikan
4) Tempe
Cinta
|
Untuk
|
:
|
1 Porsi
|
|
1 Porsi
|
:
|
102,1 Kalori
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
·
Tempe
|
:
|
50 gram cetak bentuk love
|
|
·
Bawang putih
|
:
|
1 siung, memarkan
|
|
·
Kunyit
|
:
|
0,1 gr (sangat sedikit)
|
|
·
Minyak Goreng
|
:
|
5 gram
|
|
·
Garam
|
:
|
¼ sdt
|
Cara Membuat :
a)
Panaskan Minyak, goring tempe hingga setengah matang
b)
Ulek bawang putih, kunyit dan garam, beri sedikit air, siram ke minyak
di dalam wajan yang sedang menggoreng tempe
c)
Tunggu tempe berwarna keemasan
d)
Angkat, tiriskan, siap disajikan
5) Capcay
|
Untuk
|
:
|
5 Porsi
|
|
1 Porsi
|
:
|
40,7 kalori
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
·
Udang
|
:
|
250 gram
|
|
·
Sawi
|
:
|
250 gram
|
|
·
Kembang Kol
|
:
|
250 gram
|
|
·
Wortel
|
:
|
50 gram
|
|
·
Air
|
:
|
50 ml
|
|
·
Tepung Maizena
|
:
|
1 sdm
|
|
·
Bawang bombai
|
:
|
1 buah, cincang kasar
|
|
·
Bawang putih
|
:
|
3 buah, geprek
|
|
·
Saus tiram
|
:
|
2 sdm
|
|
·
Garam
|
:
|
1 sdt
|
|
·
Gula Pasir
|
:
|
1 sdt
|
|
·
Merica bubuk
|
:
|
½ sdt
|
|
·
Minyak goreng secukupnya untuk menumis
|
||
Cara Membuat :
a)
Rebus sayuran setengah matang, sisihkan
b)
Tumis bumbu – bumbu hingga harum, masukkan udang masak hingga memerah aduk
– aduk.
c)
Tambahkan air dan perasa seperti saus tiram, gula garam dan merica,
masukkan sayuran, aduk rata
d)
Masak hingga matang, cek rasa lalu siap disajikan
6) Sari
Melon
|
Untuk
|
:
|
1 Porsi
|
|
1 Porsi
|
:
|
15 kalori
|
|
Bahan
|
:
|
|
|
·
Buah Melon
|
:
|
50 gram, haluskan
|
|
·
Sirup Melon
|
:
|
1 sdm
|
|
·
Air secukupnya
|
|
|
Cara
membuat :
a)
Buah Melon dihaluskan,saring, tambahkan sirup melon kemudian ditambahkan
air hingga 250 ml
b)
Beri es jika suka, siap disajikan
7) Buah
Pir = 50 gram = 29 kalori
d.
Peran Bahan Makanan pada Set Menu Makan Malam Secara Ilmiah Bagi
Imunitas Tubuh
Berdasarkan
bahan – bahan yang digunakan pada set menu makan malam terlihat kandungan gizi
makronya sudah memenuhi 25% total kalori sehari. Pada set menu makan
malam hari disediakan jenis sayuran yang beragam. Hal ini bertujuan sebagai
upaya memanfaatkan makanan sebagai sumber fitonutrisi. Mengonsumsi makanan
sumber fitonutrisi secara rutin terbukti dapat meningkatkan kualitas kesehatan
secara signifikan, menurunkan risiko seluruh jenis kanker, memperpanjang usia,
dan meningkatkan daya tahan tubuh (Ongko, 2016).
Set menu
makan malam disusun sama halnya dengan set menu pagi dan siang hari, sehingga
interaksi dan manfaatnya tidak jauh berbeda dengan penjelasan sebelumnya.
Perbedaan penyusunan menu malam hari ada pada pengurangan kalori seperti nasi
yang disajikan lebih sedikit bertujuan agar menyeimbangkan jumlah makanan dan
energy yang dikeluarkan. Makan malam di atas jam 8 dapat menyebabkan kenaikan
berat badan. Hal ini disebabkan karena pada jam tersebut sistem pencernaan
dalam fase istirahat. Pada fase ini sistem pencernaan berjalan secara lambat
dan dapat menimbulkan penumpukan lemak abdominal (Asosiaasi Keluarga Gizi,
2012).
Referensi :
Angraini, D.I. and Ayu, P.R., 2014. The Relationship Between
Nutritional Status and Immunonutrition Intake with Immunity Status. JUKE, 4(8),
pp.158-165.
Asosiasi Keluarga Gizi, 2012. Buletin Anak Gizi (Bagi). Diakses
melalui : https://akg.fkm.ui.ac.id/wp-content/uploads/2014/12/BAGI-2013-2.pdf
Citra A, 2012. Zat Anti Gizi Protein. Artikel Indonesia Fitness
Trainer Association. diakses melalui https://www.apki.or.id
Cassani B., Villablanca BJ., Calisto JD., Wang S., Mora JR. 2012.
Vitamin A and immune regulation: Role of retinoic acid in gutassociated
dendritic cell education, immune protection and Tolerance. Mol Aspects Med.
33(1):63–76.
Eid, K. M., & Iraqi, M. M., 2014, Effect of garlic powder on growth
performance and immune response for newcastle and avian influenza virus
diseases in broiler of chickens. 2nd International Conference On Biotechnology
Applications In Agriculture (ICBAA), Benha University, Moshtohor and Hurghada,
8-12, April 2014, Egypt.
Hakim, L, 2015. Rempah & Herba Kebun Pekarangan Rumah Masyarakat
: Keragaman Sumber Fitofarmaka dan Wisata Kesehatan Kebugaran. Diandra Pustaka
Indonesia, e-book : Yogyakarta
Kementerian Kesehatan RI, 2019.Angka Kecukupan Gizi
Kementerian Kesehatan RI, 2014.Pedoman Gizi Seimbang
Lagos KP., Guo Y., Noelle R.J. 2010.Retinoic acid: A key player in
immunity. Biofactors. 36(6): 1-13.
Lim, Jae Y, Kim, B.R et al, 2016. Vitamin C induces apoptosis in AGS
cells via production of ROS of mitochondria. Incology Letters, 12(5), 4270-4276
National University of Singapore,2020. COVID-19 Science Report:
Therapeutics.Saw Swee Hock School of Public Health
Ongko J, 2016. WE ARE WHAT WE EAT“Sudahkan Anda memilih dengan benar?
Edaran Ketiga: Mei 2016.PT.Lagizi Karya Indonesia : Jakarta
Papu, S., Jalvlr, S., Sweta, S., dan Singh, B.R. 2014, Medicinal
values of garlic (Allium sativum L.) in human life: An overview. Greener
Journal of Agricultural Sciences, 4 (6): 265-280.
PDGKI, 2020. Protokol Klinis dan Panduan Penyusunan Menu untuk ODP,
PDP, Pasien COVID-19 dan Nakes, Panduan Praktis Penatalaksanaan Nutrisi
Covid-19. Versi 1 Maret 2020
Reboul, E. 2013. Absorption of Vitamin A and Carotenoids by the
Enterocyte: Focus on Transport Proteins. Nutrients. 5:3563-3581
Ross AC. 2012. Vitamin A and retinoic acid in T
cell–related immunity. Am J Clin Nutr. 96(l):1166S–72S.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar