Tabel 1. Nilai Gizi Menu Sarapan
| Energi (kkal) | Protein (g) | Lemak (g) | Karbohidrat (g) | Vit. A (RE) | Vit. D (mcg) | Vit. C (mg) | Vit. E (mcg) | Zat besi (mg) | Zinc (mg) |
| 754,8 | 29,2 | 33,3 | 91,1 | 498,2 | 0,7 | 20,5 | 3,8 | 8,0 | 2,9 |
- Roti 2 Lembar
- Nugget tempe 1 buah ukuran sedang
- Telur 1 buah
- Keju 1 lembar
- Selada 1 lembar
- Bawang Bombay 5 gr
- Timun 2 potong ukuran sedang
- Tomat 2 potong ukuran sedang
- Minyak goreng 3 sdm
- Saos
- Kool ¼ buah
- Wortel ½ buah
- Minyak zaitun 1 sdm
- 1 batang serai
- 4 ruas jahe
- 3 butir cengkeh
- 1 lembar daun jeruk
- ¼ sdt pala bubuk
- 1 cm kayu manis
- 1 sdm gula batu
- Air 100 ml
- Siap kan tempe 1 potong ukuran sedang, kemudian cuci bersih
- Hancurkan tempe tersebut kemudian campurkan garam serta lada
- Bentuk adonan tempe tersebut sesuai selera kemudian
- Taburi tepung terigu yang sudah dicampur dengan garam serta lada
- Kemudian dimasak sampai warna kuning kecoklatan menggunakan minyak yang panas, setelah itu tiriskan.
- Siapkan roti sebanyak 2 lembar
- Susun diatas roti yaitu, salada, nugget tempe, timun, bawang Bombay yang sudah digoreng serta tomat
- Kemudian susun telur kemudian beri saos tomat sesuai selera.
- Siap kool dan wortel yang sudah disiapkan kemudian dipotong-potong
- Lalu ditambahkan minyak zaitun
- Dicampur semua bahan kemudian sajikan.
- Buah dikupas kulitnya
- Dipotong kemudian disusun diatas piring
- Siap disajikan
- Geprek serai kemudian masukkan semua bahan yang telah disiapkan kedalam cangkir
- Tambahkan air hangat
- Masukkan gula batu
- Sajikan
- Ikan kakap 1 potong ukuran sedang
- 1 buah jeruk nipis
- Minyak 3 sdm
- Bumbu halus seperti bawang merah 1 siung, bawang putih 1 siung, ½ sdm ketumbar, ½ ruas kunyit, garam secukupnya
- Tempe 65 gram
- cabe keriting 1 buah
- 1 siung bawang putih
- Kecap manis
- Minyak goreng
- Garam
- Gula
- Kangkung 1 ikat
- Tomat 1 buah
- Bawang merah 1 siung
- Bawang putih 1 siung
- Minyak 3 sdm
- Garam
- Gula
- Mangga 1 buah ukuran sedang
- Kiwi 1 buah ukuran sedang
- Lemon 1 buah ukuran sedang
- Chia seed 1 sdm
- Madu
- Air
- Es batu
- Bersihkan ikan dari sisik dan isi perut
- Lumuri ikan dengan perasan jeruk nipis secara merata supaya tidak amis
- Siapkan bumbu halus kemudian lumuri dengan bumbu kemudian diamkan sampai bumbu meresap
- Siapkan minyak goreng panas, kemudian digoreng sampai warna ikan warna keemasan
- Lalu tiriskan kemudian ikan siap disajikan
- Tempe dipotong-potong sesuai selera
- Siapkan 1 cabe keriting, 1 siung bawang putih dihaluskan
- Panaskan minyak, kemudian masukkan bumbu halus lalu masukkan tempe
- Diaduk sampai semua tempe tercampur dengan bumbu
- Tambahkan kecap manis, garam, gula sesuai selera
- Jika semua bahan sudah tercampur kemudian sajikan.
- Siangi kangkung dan potong kemudian dicuci
- Tumis bawang merah dan bawang putih
- Masukkan kangkung oseng sebentar kemudian tambahkan tomat, garam, gula serta air secukupnya
- Kemudian diaduk sampai semuanya tercampur
- Sajikan
- Potong buah mangga dan kiwi sesuai selera
- Kemudian disajikan dalam 1 wadah
- Mix buah siap disajikan
- Potong lemon menjadi 2 bagian kemudian peras
- Campurkan chia seed kedalam lemon kemudian
- Campurkan air dan madu
- Masukkan minuman lemon yang sudah dicampur kemudian tambahkan es batu
- Minuman siap disajikan
Tabel 3. Nilai Gizi Menu Makan Malam
| Energi (kkal) | Protein (g) | Lemak (g) | Karbohidrat (g) | Vit. A (RE) | Vit. D (mcg) | Vit. C (mg) | Vit. E (mcg) | Zat besi (mg) | Zinc (mg) |
| 555,2 | 28,3 | 11,0 | 88,7 | 628,8 | 0,5 | 31,0 | 0,3 | 3,4 | 2,4 |
- Ikan kakap 1 potong ukuran sedang
- 1 buah jeruk nipis
- 1 lembar daun jeruk
- 1 batang serai
- ½ asam jawa
- Air
- Minyak
- Garam
- Gula
- 1 siung bawang merah
- 1 siung bawang putih
- ¼ bawang Bombay
- 1 Cabai kering
- 1 cm kunyit
- Tempe 1 potong ukuran sedang
- Tepung terigu secukupnya
- Garam
- Lada
- Sawi 30 gr
- Wortel 30 gr
- Brokoli 30 gr
- Baby corn 10 gr
- Tomat 1 buah
- Bawang putih 1 siung
- Bawang merah 1 siung
- Minyak
- Air
- Buah naga 1 buah ukuran sedang
- Susu kental manis
- Cuci bersih ikan kemudian lumuri dengan jeruk nipis supaya tidak amis
- Siapkan bumbu halus yaitu bawang merah, bawang putih, cabai kering dan juga kunyit
- Potong bawang Bombay dan geprek serai
- Siapkan minyak panas kemudian masukkan bawang Bombay dan serai sampai harum
- Masukkan bumbu yang telah dihaluskan tumis sampai aroma cabai berkurang
- Masukkan air secukupnya kemudian tambahkan garam, gula dan asam jawa
- Jika rasa sudah pas masukkan ikan dan biarkan sampai mendidih
- Setelah mendidih siap untuk disajikan.
- Hancurkan tempe kemudian masukkan bumbu garam dan lada
- Kemudian bentuk tempe sesuai selera
- Campurkan dengan tepung
- Setelah itu siapkan minyak panas kemudian masak sampai warna kecoklatan
- Sajikan
- Cuci bersih semua sayuran, kemudian potong sesuai selera
- Siapkan minyak panas kemudian masukkan bawang merah dan bawang putih sampai harum
- Masukkan wortel, baby corn, brokoli dan juga sawi
- Setelah itu masukkan air sedikit
- Setelah semua telah dicampur dan masak
- Capcai siap disajikan
- Masukkan buah naga kedalam blender
- Kemudian campur dengan susu
- Jus siap disajikan
- Buah dicuci bersih dan kemudian dikupas kulitnya
- Dipotong kemudian disusun diatas piring
- Siap disajikan
Penjelasan dan Kesesuaian Set menu Dengan Piramida
Gizi Seimbang
Pada set menu makanan pagi memiliki nilai gizi yaitu kalori 555,2 kkal, protein 28,3 gr, lemak 11,0 gr, karbohidrat 88,7 gr, vitamin A 628,8 RE, Vitamin D 0,5 mcg, vitamin c 31,0 gr, vitamin e 0,3 mcg, zat besi 3,4 mg, zinc 2,4 mg . Dimana menu tersebut disesuaikan dengan pesan gizi seimbang untuk setiap kali makan, piramida gizi menganjurkan makanan pokok diberika 3-4 porsi untuk sekali makan. Protein diberikan 2-4 porsi/hari dengan anjuran 0,5-1,5 gr baik protein nabati maupun hewani, sedangkan untuk sumber vitamin dan mineral diberikan 1-1,5 porsi untuk satu kali makan, untuk gula diberikan sebanyak 2,5 gr atau setara dengan 15-20 gr untuk satu kali makan, garam diberikan sebanyak 1 sdt garam atau setara dengan 500-750 mg, sedangkan untuk minyak diberikan sebesar tidak lebih dari 67 gr atau setara dengan 5 sendok makan.
Vitamin A merupakan salah satu jenis vitamin yang bersifat larut dalam lemak sehingga dapat berperan dalam sistem penglihatan, terdapat beberapa senyawa yang digolongkan kedalam kelompok vitamin A yaitu; retinol, retinil palmitate, dan retinil asetat. Vitamin a sering ditemukan di bahan makanan berupa wortel, keju, dan minyak ikan. Vitamin a dapat melindungi tubuh dari infeksi organisme asing seperti bakteri. Fungsi dari vitamin a selain untuk sintesis protein, vitamin a juga dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan pembentukan sel epitel, dimana vitamin a mempunyai kemampuan retinoid yang dapat mempengaruhi perkembangan sel epitel dan meningkatkan aktifitas sistem kekebalan (Thaha, 2010)
Asupan Karbohidrat dan serat yang lebih tinggi dapat mempengaruhi sistem imun yaitu dapat menurunkan leukosit, asupan serat dari sayuran dan buah-buahan memiliki kemampuan untuk mengangkut komponen antioksidan seperti polifenol dan dan karetanoid melalui usus kecil dan usus besar, terdapat hasil penelitian jika seseorang mengkonsumsi serat sebanyak 15 gr yang tinggi kandungan antioksidan fenolik dapat meningkatkan total antioxidant capacity (TAC) di plasma (Wanty, 2017)
Brown, M. J., & Beier., K. (2020). Vitamin
B6 Deficiency (Pyridoxine). StatPearls
[Internet].
Dian Isti Anggraini, P. R. (2012). The
Relationship Between Nutritional Status And Immunonutrition Intake with
immunity status . Community
Medicine Departement, Faculty of Medicine, Universitas Lampung.
Page GL, L. D. (2011). Thiamine deficiency
in diabetes mellitus and the impact of thiamine replacement on glucose
metabolism and vascular disease. Int J Clin Pract.
Ridwan, E. (2012). Kajian Interaksi Zat
Besi Dengan Zat Gizi Mikro Lain Dalam Suplementasi (Review Of Interactions
Between Iron And Other Micronutrients In Supplementation). Penel Gizi
Makan.
Riska Putri Anjani, A. K. (2013). Journal
of Nutrition College. Perbedaan Pengetahuan Gizi, Sikap, dan Asupan Zat Gizi
Pada Dewasa Awal (Mahasiswa LPP Graha Wisata Dan Sastra Inggris Universitas
Diponegoro Semarang), 312-320.
Siswanto, B. F. (2013). Peran Beberapa Zat
Gizi Mikro Dalam Sistem Imunitas. Peneliti
Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi Klinik,Badan litbang
Kesehatan.
Thaha, I. L. (2010). Peran Mikronutrien di
dalam perbaikan kualitas imunitas penderita multi drug resisten tuberkulosis
(MDR-TB). Jurnal MKMI.
Wanty, N. W. (2017). Asupan Zat Gizi
Makro, Status Gizi, Dan Status Imun pada vegetarian dan Non vegetarian. Journal of Nutrition College.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar