Nama : Hajar Surya Wardani
NIM : S531908022
Pascasarjana Ilmu Gizi Universitas Sebelas Maret Surakarta Kelas Human Nutrition A
Pandemi Covid-19 mengakibatkan terjadi banyaknya
perubahan pada kehidupan sehari-hari bagi manusia di seluruh dunia. Khususnya
pada negara-negara yang meberlakukan sistem lockdown
dan pembatasan sosial maupun fisik,akan terjadi kendala dalam pemenuhan
kebutuhan sehari-hari terutama kebutuhan makanan yang layak. Padahal dalam
kondisi pandemi penyakit infeksi seperti sekarang ini, sangat penting untuk
menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah tertular. Fungsi dari sistem imun
tubuh sendiri adalah sebagai pelindung tubuh dari invasi penyebab penyakit (bakteri,virus,
jamur,tumor serta parasit).
Salah satu upaya memelihara sistem imun tubuh adalah
dengan cara menjaga pola makan seimbang dan memenuhi kebutuhan zat gizi.
Konsumsi jenis makanan yang beragam dengan jumlah yang tepat dapat membantu
memenuhi kebutuhan tubuh terhadap zat-zat gizi untuk memelihara sistem imun.
Dengan mengacu pada Pedoman Umum Gizi Seimbang dan
piramida gizi seimbang, akan memudahkan masyarakat dalam ragam dan jumlah
makanan sehingga dapat menentukan menu-menu harian yang sehat dan bermanfaat
dalam menjaga sistem imun di masa pandemic Covid-19 sekarang ini
A.
Set Menu pagi
1.
Karbohidrat :
Kentang
2.
Lauk hewani + nabati: Telur Rebus,Tahu Tempe Goreng
3.
Sayur: Gado-gado
4.
Buah: Pisang
5.
Minuman : Teh Lemon Madu
Ø Kandungan Gizi (Makro dan Mikro)
Makro
|
Mikro
|
Energi : 632,8
Kkal
Lemak : 30,1 g
Protein : 22,1
g
Karbohidrat :
76,8 g
Serat : 7,5 g
|
Vit.A : 593,9
μg
Vit.B1 : 0,4
mg
Vit.B2 : 0,5
mg
Vit.B6 : 1,2
mg
Vit.C : 52,4
mg
Kalsium :
212,5 mg
Besi : 5,7 mg
Zinc : 2,5 mg
|
Ø Bahan-bahan
:
1. Kentang
Rebus
a. Kentang 110 gram
2. Gado-gado Bumbu Kacang
a. Bayam 33 gram
b. Kol 20 gram
c. Timun 30 gram
d. Wortel 30 gram
e. Buncis 30 gram
f. Kacang Tanah Sangrai 25 gram
g. Gula Merah 15 gram
h. Cabai Merah 7 gram
i.
Kencur 1 ruas
j.
Minyak Goreng 2
Sdm
3. Telur
Rebus
a. Telur Ayam 55 gram
4. Tahu Tempe Goreng
a.
Tahu 20 gram
b.
Tempe 20 gram
c.
Garam ½ sdt
d.
Bawang Putih 1
siung
e.
Minyak Goreng 2
sdm
5. Buah : Pisang 74,1 gram
6. Minuman:
Teh + lemon:
1) Daun Teh 3 gram
2) Lemon 1 Sdm
3) Madu 1 Sdm
4) Air
100 ml
Ø Cara
pembuatan:
1. Kentang Kukus
a. Cuci kentang hingga bersih
b. Kukus selama 15 menit
c. Kupas kentang, potong-potong dan sajikan
2. Telur Rebus
a. Rebus telur ayam selama 15 menit
b. Angkat lalu kupas
c. Sajikan
3. Tahu Tempe Goreng
a. Bumbui tahu dan tempe
b. Goreng hingga matang
c. Angkat lalu potong-potong
d. Sajikan bersama gado-gado
4. Gado-Gado
Bumbu Kacang
a. Bersihkan lalu potong-potong semua sayuran
b. Rebus bayam,wortel dan buncis
c. Bumbu Kacang : Haluskan kacang tanah sangrai, gula
merah, kencur dan cabai merah lalu tumis hingga masak
d. Tata sayuran dan pelengkap dipiring.Sajikan.
5. Minuman
a. Seduh daun teh ke dalam 100 ml air panas,tunggu sampai
berwarna coklat,saring lalu tunggu sampai hangat
b. Setelah hangat tambahkan air perasan lemon dan madu
c. Sajikan
Ø PENJELASAN
GIZI MENU MAKAN PAGI
Salah satu upaya atau langkah penting untuk mencukupi kebutuhan kalori,
memenuhi zat gizi dan mencapai pola makan yang sehat adalah dengan tidak
melewatkan makan pagi atau sarapan. Sarapan menjadi hal sangat penting, karena
dengan setelah “berpuasa” selama jam tidur malam,tubuh memerlukan kalori yang
cukup dan berbagai macam zat gizi yang baik dengan jumlah yang cukup untuk membantu
memulai aktivitas harian (Suraya,2019).
Pendukung sistem imun yang baik salah satunya adalah kecukupan konsumsi
sumber protein dalam sehari. Sumber protein pada set menu sarapan adalah telur
ayam yang merupakan salah satu sumber protein yang baik dan mudah didapatkan. Defisiensi
protein dapat menyebabkan menurunnya sistem imun,hal ini terjadi karena protein
mempunyai peran penting dalam mekanisme replikasi sel. (Karacabey,2012).
Konsumsi sayur dan buah sesuai dengan anjuran PUGS,sebanyak 5-8 porsi
sehari, dapat memberikan manfaat pada sistem imun. Kandungan serat yang tidak
dapat dicerna pada buah dan sayur merupakan komponen penting sumber energi
bakteri didalam usus, yang melalu proses fermentasi akan memproduksi short
chain fatty acid (SCFA). Serat berperan memelihara homeostasis usus dengan cara
meningkatkan fungsi penghalang epitel, menghambat sitotoksisitas yang diinduksi
patogen dan mencegah kolonisasi dengan bakteri patogen (Venter,2020)
B.
SET MENU SIANG
1. Makanan
pokok: nasi
2. Lauk
hewani: Daging Sapi masak Kecap
3. Sayur:
Ca Sayur
4. Buah:
Jambu Biji
5. Minum:
Kelapa Muda Markisa
Ø Kandungan Gizi
Makro
|
Mikro
|
Energi : 695,8Kkal
Lemak : 29,5 g
Protein : 32,2
g
Karbohidrat :
77,1 g
Serat : 8,8 g
|
Vit.A : 328,7 μg
Vit.B1 : 0,3 mg
Vit.B2 : 0,3 mg
Vit.B6 : 0,6 mg
Vit.C : 178,4 mg
Kalsium : 241 mg
Besi : 3,7 mg
Zinc : 5,4 mg
|
Ø Bahan-bahan
1.
Nasi
a. Beras
50 gram
b. Air
100 ml
2. Daging
sapi masak kecap
a. Daging
sapi 100 gram
b. Bawang Bombay 20 gram
c. Bawang Putih 1 siung
d. Kecap 1 sdm
e. Garam ¼ sdt
f. Merica ¼ sdt
g. Minyak goreng 1 sdm
3. Ca
Sayur
a. Brokoli 50 gram
b. Baby Corn 50 gram
c. Jamur Kuping 20 gram
d. Gula ½ sdt
e. Garam ¼ sdt
f. Merica ½ sdt
4. Buah
: Jambu Biji 87.05 gram
5. Minuman: Kelapa Muda Markisa
a. Air dan daging kelapa muda 1 gelas
b. Markisa 10 gram
c. Sirup gula (gula direbus dengan air) 15 gram
Ø Cara Membuat
1. Nasi
a. Cuci
beras, masukkan air
b. Masak
hingga matang lalu sajikan kedalam piring
2. Daging
sapi masak kecap
a. Cuci daging sapi,potong-potong
b. Tumis sampai layu bawang putih yang telah digeprek dan
bawang Bombay yang telah diiris
c. Masukan daging sapi,gula,garam dan merica.Tunggu
sampai matang.
d. Angkat dan sajikan
3. Ca
Sayur
a. Cuci
brokoli,baby corn dan jamur kuping yang telah direndam
lalu potong-potong
b. Tumis bawang putih sampai harum
c. Masukan brokoli,baby corn dan jamur kuping, beri sedikit
air
d. Bumbui
e. Tunggu sampai matang
f. Angkat dan sajikan
4. Minuman
a. Tuang air dan daging kelapa muda ke dalam gelas
b. Tuang sirup gula ke dalam gelas
c. Keluarkan isi markisa,masukan kedalam gelas
d. Sajikan
Ø Penjelasan Gizi Set Menu Siang
Waktu makan siang adalah waktu dimana energi sudah
banyak digunakan dan suhu udara yang panas akan cenderung menimbulkan
dehidrasi. Pemilihan set menu makan siang ini diharapkan dapat mengganti energi
yang telah digunakan dan menghindarkan dari dehidrasi. Dehidrasi sendiri dapat
menyebabkan gangguan pada sistem imun, hal ini dikarenakan peningkatan suhu
atau hyperthermia akan mampengaruhi sirkulasi jumlah sel imun dalam tubuh
(Mitchell,2002)
Vitamin C, dalam set menu ini banyak terkandung dalam
jambu biji, brokoli dan markisa, diketahui memiliki manfaat untuk sistem imun
bawaan dan adaptif. Vitamin C dapat menjadi anti oksidan yang melindungi tubuh
dari oksidatif edogen dan eksogen. Vitamin C menstimulus perpindahan netrofil
ke lokasi yang terinfeksi yang kemudian akan meningkatkan fagositosis. Dosis
500-100 mg vitamin C dalam sehari akan memberikan efek antioksidan, pada dosis
ini telah diketahui juga dapat mencegah terjadinya infeksi pada saluran
pernapasan. (Carr,2017)
C.
SET MENU MALAM
1. Makanan
pokok: Nasi putih
2. Lauk
nabati: Bakwan Jagung,Tahu tempe bacem
3. Lauk
hewani: Pepes Ikan Nila
4. Sayuran:
Sayur Bayam
5. Buah:
Jeruk Bali
6. Minuman:
Jahe Hangat
Ø Kandungan Zat Gizi
Makro
|
Mikro
|
Energi :654,3
Kkal
Lemak : 15 g
Protein : 44,3
g
Karbohidrat : 88,9
g
Serat : 4,2
g
|
Vit.A : 462,9 μg
Vit.B1 : 0,4 mg
Vit.B2 : 0,3 mg
Vit.B6 : 0,7 mg
Vit.C : 21,3 mg
Kalsium : 224,3 mg
Besi : 6,4 mg
Zinc : 2,8 mg
|
Ø Bahan-bahan
1. Nasi
Putih
a.
Beras 50 gr
b.
Air 100 ml
2. Bakwan
Jagung
a.
Jagung Manis,serut
30 gram
b.
Tepung Terigu 10
gram
c.
Daun Bawang 3
gram
d.
Minyak Goreng 2
sdm
3. Tahu Tempe Bacem
a.
Tahu 43 gram
b.
Tempe 47 gram
c.
Gula Merah 10
gram
4. Pepes Ikan Nila
a.
Ikan Nila 135
gram
b.
Daun Kemangi 3
gram
c.
Tomat 5 gram
d.
Kunyit 1 ruas
e.
Jahe 1 ruas
f.
Cabai merah 3
gram
g.
Bawang merah 3
siung
h.
Bawang putih 1
siung
i.
Kemiri 2 butir
j.
Garam ¼ sdt
k.
Gula ¼ sdt
5. Sayur Bayam
a.
Bayam 25 gram
b.
Kacang Panjang
25 gram
c.
Wortel 30 gram
d.
Garam ¼ sdt
e.
Gula ¼ sdt
6. Buah
: Jeruk Bali 88.2 gr
7. Minuman
: Jahe Hangat
a.
Jahe 3 ruas
b.
Gula pasir 1 sdm
c.
Air 100 ml
Ø Cara membuat
1. Nasi Putih
a. Cuci
beras, masukkan air
b. Masak
hingga matang lalu sajikan kedalam piring
2. Bakwan jagung
a.
Cuci jagung
manis lalu serut
b.
Cuci dan
iris-iris daun bawang
c.
Campur
jagung,tepung terigu dan daun bawang, aduk hingga rata
d.
Goreng sampai
matang
e.
Sajikan
3. Tahu tempe bacem
a.
Campurkan
tahu,tempe dan gula merah
b.
Beri air
c.
Rebus hingga air
surut
d.
Angkat
e.
Sajikan
4. Pepes
Ikan Nila
a.
Cuci bersih
ikan,sisihkan
b.
Haluskan bawang
merag, bawang putih,kunyit, jahe,cabai merah,gula dan garam
c.
Lumuri ikan dengan
bumbu halus
d.
Tambahkan
potongan tomat dan daun kemangi
e.
Bungkus dengan
daun pisang
f.
Kukus selama 20
menit
g.
Angkat dan
sajikan
5. Sayur bayam
a.
Bersihkan dan cuci
wortel,bayam dan kacang panjang,kemudian potong2
b.
Masukan sayuran
ke dalam air,bumbui, rebus hingga matang
c.
Angkat dan
sajikan
6. Jahe Hangat
a.
Cuci bersih jahe
b.
Bakar sebentar
lalu geprek
c.
Rebus dengan 100
ml air hingga mendidih, beri gula
d. Angkat dan sajikan
Ø Penjelasan gizi set menu makan malam
Bagi orang dengan kondisi khusus seperti obesitas dan penderita
penyakit degeneratif, pembatasan kalori pada saat makan malam sangat
diperlukan. Pengolahan makanan juga perlu diperhatikan, menghindari makanan
dengan cara digoreng menjadi salah satu alternatif pembatasan intake untuk
makan malam.
Namun,bukan berari menu makan malam tidak bisa
beragam,keberagaman makanan tetap harus diperhatikan. Kebutuhan zat gizi mikro
dalam sehari untuk memelihara daya tahan tubuh bisa didapatkan dari set menu
makan malam.
Salah satu mineral yang penting untuk menjaga sistem
imun adalah zinc. Defisiensi zat gizi mikro zinc dapat menyebabkan gangguan
sistem imun sehingga dapat membuat tubuh rentan terhadap penyakit infeksi. Zinc
juga dikenal sebagai immune booster, hal
ini karena zinc juga merupakan antioksidan yang sangat diperlukan oleh tubuh
(Khanam,2018)
Daftar Pustaka
Suraya., Apriyani, S,S .,Larasaty,D., Indraswari, D.,
Lusiana, E., Anna,G,T., 2019 “SARAPAN YUKS” PENTINGNYA SARAPAN PAGI BAGI ANAK-ANAK. Jurnal Bakti
Masyarakat Indonesia Vol. 2, No. 1, Mei 2019, Hal. 201-207
Karacabey
and Ozdemir. 2012. The Effect of
Nutritional Elements on the Immune System.
J Obes Wt Loss Ther;
2:9
Al-Shawi, Sarmad & Ali, Haider & Nima, Hassan.
(2019). The Effect of Nutrition on Immune
System Review Paper. 90. 31-35. 10.7176/FSQM/90-06.
Venter,C., Eyerich,S., Sarin,T and Klatt, K.C. 2020. Nutrition and the Immune System: A Complicated Tango. Nutrients 12 ; 818
Mitchell, Joel & Dugas, Jonathan & McFarlin,
Brian & Nelson, Mathew. (2002). Effect
of exercise, heat stress, and hydration on immune cell number and function.
Medicine and science in sports and exercise. 34. 1941-50.
10.1249/01.MSS.0000039070.40418.90.
Carr, Anitra & Maggini, Silvia. (2017). Vitamin C and Immune Function.
Nutrients. 9. 1211. 10.3390/nu9111211.
Khanam, Sabina. (2018). Impact of
zinc on immune response.
Immunol Curr Res 2018, 2:1



Tidak ada komentar:
Posting Komentar